BPS Soroti Kenaikan Harga Daging Ayam, Telur, Beras hingga Minyak Goreng



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) menyoroti kenaikan harga pangan khususnya daging ayam telur hingga beras hingga minyak goreng  pada minggu kedua September 2026. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, BPS, Ateng Hartono mencatat harga rata-rata daging ayam ras secara nasional mencapai Rp 41.935 per kg di atas HAP yang berada di level Rp 40.000 per kg. 

"Daging ayam ras perlu mendapat perhatian, karena kenaikannya 3,04 persen dan juga sudah di atas HAP untuk daging ayam ras," kata Ateng dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi, Senin (14/9/2026). 


Baca Juga: Gantikan Purbaya, Segini Harta Menkeu Baru Suahasil Nazara

BPS mencatat kenaikan tersebut terjadi di 227 kabupaten/kota atau sekitar 63,06% dari seluruh kabupaten/kota. 

Kenaikan juga terjadi pda komoditas telur ayam ras. Namun begitu, BPS mencatat harga telur ayam ras masih berada di bawah HAP yakni Rp 29.489 per kg. 

Meski masih berada di bawah HAP, BPS tetap menyumbang kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar 0,79%. 

"Walaupun secara HAP, masih di bawah HAP konsumen, tetapi perlu untuk diperhatikan karena bulan yang lalu juga mengalami peningkatan dan dari sisi jumlah kabupaten kotanya cukup banyak," kata Ateng. 

Khusus beras, BPS mencatat kenaikan IPH beras medium mencapai 0,67% dan harga beras premium tercatat 0,60%. 

Selain itu, BPS juga mencatat kenaikan harga minyak goreng secara umum yang mencapai Rp 20.241 per per liter, naik dari sebelumnya Rp 20.215 per liter. 

"Untuk minyak goreng juga naik 0,13%. Ada 81 kabupaten-kota yang mengalami peningkatan. Walaupun demikian, untuk MinyaKita mengalami penurunan kecil 0,03%," ungkap Ateng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News