BPS Ungkap Pengeluaran Warga RI Naik, Tapi Uangnya Habis untuk Ini



KONTAN.CO.ID-JAKAR. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran penduduk Indonesia mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, sebagian besar pengeluaran masyarakat masih terserap untuk kebutuhan dasar, terutama makanan dan perumahan.

Dalam publikasi Pengeluaran untuk Konsumsi Penduduk Indonesia Maret 2026 yang diunggah pada 5 Oktober 2026, BPS mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan mencapai Rp 1.657.281 pada Maret 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan Rp 1.569.088 pada Maret 2025

Baca Juga: PMI Manufaktur Fluktuatif Saat Tekanan Industri, Daya Beli hingg Rupiah Jadi Kendala


Dari total pengeluaran tersebut, masyarakat mengalokasikan Rp 825.308 per kapita per bulan untuk makanan. Sementara pengeluaran untuk kebutuhan bukan makanan mencapai Rp 831.974. 

Jika melihat kelompok pengeluaran, perumahan dan fasilitas rumah tangga menjadi salah satu pos terbesar dengan rata-rata Rp 424.251 per kapita per bulan.

Pos besar berikutnya adalah makanan dan minuman jadi yang mencapai Rp 277.302 per kapita per bulan, serta aneka barang dan jasa sebesar Rp 208.038. 

Menariknya, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menunjukkan kenaikan cukup besar dalam beberapa tahun terakhir. 

Pada Maret 2022, rata-rata pengeluaran untuk kelompok tersebut tercatat Rp 207.650 per kapita per bulan, kemudian meningkat menjadi Rp 248.501 pada 2025 dan mencapai Rp 277.302 pada 2026. 

Pengeluaran Rokok hingga Pajak

BPS juga mencatat masyarakat mengeluarkan rata-rata Rp 94.180 per kapita per bulan untuk rokok dan tembaka pada Maret 2026.

Angka tersebut lebih besar dibandingkan pengeluaran untuk daging yang sebesar Rp 40.352 per kapita per bulan dan pakaian, alas kaki, serta tutup kepala sebesar Rp 39.908.

Sementara itu, pengeluaran untuk pajak, pungutan, dan asuransi mencapai Rp 68.869 per kapita per bulan. Angka ini juga meningkat dibandingkan Rp 52.514 pada Maret 2022. 

Baca Juga: BPS: Warga Miskin Lebih Banyak Habiskan Uang untuk Belanja Makanan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News