Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Brantas Abipraya (Persero) memperkuat kontribusinya dalam mendukung agenda nasional penyediaan hunian layak dan terjangkau melalui keikutsertaannya dalam Danantara Housing Expo 2026.

Dalam ajang yang mempertemukan pemerintah, BUMN, pengembang, lembaga pembiayaan, dan masyarakat tersebut, Brantas Abipraya memperkenalkan proyek hunian Urban Heights Residences sekaligus meresmikan kepesertaan tahap awal 70 karyawan dalam Program HOPE (Home Ownership Program for Employees).

Baca Juga: Kolaborasi Penanganan Kanker di Indonesia Perlu Diperkuat


Danantara Housing Expo 2026 menjadi momentum strategis bagi Brantas Abipraya untuk menunjukkan peran BUMN tidak hanya sebagai pelaku pembangunan infrastruktur, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem penyediaan hunian bagi masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan program perumahan nasional.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, Danantara Housing Expo dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah dan menengah, agar dapat memiliki rumah dengan lebih mudah.

Partisipasi Brantas Abipraya dalam pameran ini, khususnya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah dan pengembangan sektor properti sebagai salah satu lini bisnis perusahaan.

Baca Juga: JSMR Beri Pinjaman Rp 89,6 Miliar ke Anak Usaha Jasamarga Jogja Bawen

Melalui Urban Heights Residences, Brantas Abipraya menghadirkan konsep hunian yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban akan tempat tinggal yang berkualitas, nyaman, memiliki aksesibilitas yang baik, serta mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan.

Keikutsertaan Brantas Abipraya di sektor hunian juga memperkuat posisi perusahaan sebagai BUMN konstruksi yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi turut menghadirkan solusi yang memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengatakan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam Danantara Housing Expo 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda perumahan nasional.

“Hunian merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat erat kaitannya dengan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Brantas Abipraya melihat sektor perumahan bukan hanya sebagai peluang bisnis, tetapi juga sebagai ruang untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional. Melalui Urban Heights Residences, kami ingin menghadirkan hunian yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan masyarakat urban, dan memiliki nilai tambah dalam jangka panjang,” ujar Dian dalam keterangannya Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Diversifikasi Non-Otomotif Jadi Andalan, Cipta Perdana (PART) Incar Laba Bersih Naik

Menurut Dian, pembangunan perumahan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar penyediaan hunian dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Sinergi antara pemerintah, BUMN, pengembang, lembaga pembiayaan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Danantara Housing Expo menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi tersebut. Brantas Abipraya siap mengambil bagian melalui pengalaman dan kompetensi yang kami miliki, baik dalam konstruksi maupun pengembangan properti. Kami berharap kontribusi ini dapat mendukung pencapaian target nasional sekaligus menjadi bagian dari implementasi Asta Cita dalam menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tambah Dian.

Sebagai informasi, Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK, menghadirkan berbagai kemudahan pembiayaan kepemilikan rumah.

Masyarakat dapat mengakses skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan suku bunga mulai dari 2,75%, uang muka mulai dari 1%, serta tenor hingga 30 tahun.

Pameran ini menghadirkan lebih dari 100.000 unit hunian dari lebih dari 100 pengembang di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari rumah tapak hingga apartemen untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun non-MBR.

Baca Juga: BMI Siap Gandakan Kapasitas Produksi: Genjot Ekspor Produk Hasil Laut & Perikanan