BRI Bukukan Laba Bersih Rp 15,5 Triliun pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) beserta entitas anak perusahaannya membukukan laba bersih senilai Rp 15,5 triliun pada kuartal I-2026. Perolehan ini naik 13,7% secara tahunan atau year-on-year (yoy) dari periode yang sama di tahun 2025 yang sebesar Rp 13,67 triliun.

Pertumbuhan laba dari bank yang dekat dengan wong cilik ini utamanya didorong oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih BRI yang berhasil mengantongi sebesar Rp 40,155 miliar, angka ini naik 11,9% yoy.

Dari sisi intermediasi, total kredit BRI pada kuartal-1 2026 mencapai Rp 1.562 triliun atau tumbuh sampai 13,68% yoy. Penyaluran kredit ini tetap ditopang oleh segmen UMKM dengan penyaluran mencapai Rp 1.211 triliun. 


Baca Juga: Citi Indonesia Catat Laba Tumbuh Positif di Tengah Pelemahan Kredit pada 2025

Kualitas kredit BRI juga membaik. Ini terlihat dari rasio Loan at Risk (LAR) BRI yang turun dari 11,1% di tahun sebelumnya menjadi 9,7% pada kuartal-1 2026.

Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) berada di level 3,01%, lebih baik dari posisi Desember 2025 yang sebesar 3,07%. 

BRI tetap menjaga ketahanan banknya dalam memitigasi risiko. Ini tercermin dari rasio LAR Coverage di kisaran 55% dan rasio NPL Coverage hampir 180%.

Adapun total Dana Pihak Ketiga (BRI) mencapai Rp 1.555 triliun, tumbuh 9,4% yoy dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Pencapaian DPK ini didukung oleh dana murah (CASA) yang mencapai Rp 1.058,6 triliun, meningkat sampai 13,2% yoy. Biaya dana alias cost of fund (COF) BRI juga tercatat turun menjadi 2,3% dari sebelumnya 3%.

Baca Juga: Bank Mandiri Akan Tebar Dividen Rp 44,47 Triliun dari Laba Tahun Buku 2025

Terkait likuiditas, rasio loan to deposit (LDR) BRI saat ini berada di 87%, naik sedikit dari LDR di periode sama tahun 2025 sebesar 86,58%.

Total aset BRI juga terpantau tetap jumbo, yaitu sebesar Rp 2.250 triliun atau naik 7,2% yoy dari tahun lalu yang senilai Rp 2.098,2 triliun. Selain itu, ROA tercatat di level 2,8%, sedangkan ROE tercatat di level 18,4%. 

Secara keseluruhan BRI tidak hanya tumbuh, tapi mampu menjaga kualitas pertumbuhan," ucap Direktur Utama BRI Hery Gunadi dalam paparan kinerja, Kamis (30/4/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News