JAKARTA. Tren migrasi simpanan giro ke deposito oleh nasabah-nasabah korporasi mulai marak. Bunga yang lebih tinggi dan proyek yang belum berjalan, jadi alasan. Keadaan tersebut dialami Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank International Indonesia (BII). Menurut Budi Satria, Sekretaris Perusahaan BRI, pergeseran simpanan giro ke deposito karena suku bunga di deposito lebih tinggi. "Dan likuiditas membaik dibanding waktu sebelumnya," tutur Budi kepada KONTAN, Jumat (9/8). Meski ada pergeseran, Budi mengaku tak memberi bunga spesial bagi nasabah-nasabah tersebut. Budi bilang, BRI masih memberi bunga sesuai counter.
BRI dan BII akui tren migrasi giro ke deposito
JAKARTA. Tren migrasi simpanan giro ke deposito oleh nasabah-nasabah korporasi mulai marak. Bunga yang lebih tinggi dan proyek yang belum berjalan, jadi alasan. Keadaan tersebut dialami Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank International Indonesia (BII). Menurut Budi Satria, Sekretaris Perusahaan BRI, pergeseran simpanan giro ke deposito karena suku bunga di deposito lebih tinggi. "Dan likuiditas membaik dibanding waktu sebelumnya," tutur Budi kepada KONTAN, Jumat (9/8). Meski ada pergeseran, Budi mengaku tak memberi bunga spesial bagi nasabah-nasabah tersebut. Budi bilang, BRI masih memberi bunga sesuai counter.