BRI dan BNI Sebut Penjualan ORI024 Masih Dapat Respons Positif



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI024 memasuki hari ke-11. Mitra Distribusi mengungkapkan penjualan produk Surat Berharga Negara (SBN) Ritel kali ini masih banyak peminat.

Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Agustya Hendy Bernadi mengatakan, masyarakat masih sangat antusias terhadap ORI024 karena kupon yang tinggi dan risiko investasi yang rendah.

Tingkat kupon ORI024, masing-masing sebesar 6,10% untuk tenor 3 tahun dan 6,35% untuk tenor 6 tahun masih menjadi daya tarik untuk calon investor. Secara tingkat risiko juga terhitung relatif rendah karena ORI024 dijamin oleh pemerintah, serta tingkat kupon ini pun lebih tinggi jika dibandingkan dengan seri ORI sebelumnya yaitu ORI023 sebesar 5,9% dan 6,1%.


Menurut Hendy, investor bisa mendapatkan berbagai keuntungan dengan berinvestasi ORI024. Instrumen ORI024 dijamin penuh oleh negara yang membuat investasi ini aman. Imbal hasilnya juga lebih tinggi dibandingkan instrumen sejenis yakni Deposito.

Baca Juga: Indah Kiat (INKP) Bersiap Lunasi 2 Obligasi dan Sukuk Jatuh Tempo

Selain itu, investor dapat memiliki passive income setiap bulannya dan berpotensi mendapatkan keuntungan dari capital gain. Serta, berinvestasi produk SBN Ritel seperti ORI024 menjadi bentuk dukungan bagi pembangunan negara.

Hendy mengungkapkan, penjualan ORI024 melalui BRI hingga 17 Oktober telah mencapai Rp 450 miliar dengan total investor sekitar 1.300 investor. Secara rinci, penjualan ORI024-T3 dan ORI024-T6 masing-masing senilai Rp 339 miliar dan Rp 111 miliar.

“Pencapaian tersebut masih sejalan dengan target yang ditetapkan oleh perseroan,” kata Hendy kepada Kontan.co.id, Kamis (19/10).

Dihubungi terpisah, GM Wealth Management PT Bank Negara Indonesia (BNI) Henny Eugenia menyebutkan bahwa pembelian ORI024 melalui Bank BNI tercatat sekitar Rp 420 miliar hingga 17 Oktober 2023. ORI024 tenor 3 tahun sukses terjual sebanyak Rp 350 miliar dan ORI024 Tenor 6 tahun terjual sekitar Rp 80 miliar.

“BNI melihat minat terhadap ORI024 masih sangat baik,” ujar Henny kepada Kontan.co.id, Selasa (17/10).

Henny menilai, penjualan ORI024 bisa memikat investor salah satunya karena ORI024 memberikan kupon yang lebih tinggi dari seri sebelumnya. Minat yang tinggi terhadap ORI024 juga disebabkan instrumen SBN Ritel tersebut merupakan seri terakhir yang bisa diperdagangkan (tradable) di tahun ini, sementara ST011 yang akan ditawarkan selanjutnya tidak bisa diperjualbelikan.

Oleh karena itu, Henny menuturkan, BNI akan memanfaatkan jaringan di seluruh Indonesia untuk mencapai target pemasaran yang dicanangkan sebesar Rp 2 triliun. BNI akan melakukan sosialisasi ORI024 di 5 kota di Indonesia antara lain Batam, Manado, Solo, Denpasar, dan Malang.

Baca Juga: Pasar Surat Utang Domestik Masih Tertekan Lonjakan Yield Obligasi AS

Di samping itu, BNI menyertakan beberapa promo spesial Untuk Nasabah BNI, antara Lain promo cashback untuk nasabah BNI yang melakukan pemesanan di awal (early bird) selama tanggal 9-16 Oktober 2023. Terdapat pula special reward untuk program bundling pembelian ORI024 dan Reksadana,  dan juga khusus bagi Nasabah BNI yang baru pertama kali membeli SBN Perdana ORI024 melalui mobile banking BNI bakal mendapatkan cashback.

Mengutip laman Investree, Kamis (19/10) pukul 14.10 WIB, penjualan ORI024 secara nasional terpantau sebesar Rp 8,46 triliun dengan rincian tenor 3 tahun sebesar Rp 6,81 triliun dan tenor 6 tahun sebesar Rp 1,65 triliun.

Pemerintah baru saja menambah kuota penjualan untuk ORI024 tenor 3 tahun sebesar Rp 2 triliun menjadi sebesar Rp 7 triliun, sementara kuota tenor 6 tahun tetap sebesar Rp 5 triliun. Dengan demikian, kuota penjualan ORI024 sebesar Rp 12 triliun untuk masing-masing tenor.

Adapun penawaran ORI024 tersisa 14 hari lagi. Instrumen SBN Ritel ini ditawarkan sejak 9 Oktober hingga 2 November 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi