KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah meningkatnya rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) industri multifinance, PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) belum melihat adanya kebutuhan untuk meningkatkan biaya pencadangan. Corporate Secretary BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhani menyebut, beban pencadangan BRI Finance per Mei 2026 turun 4,01% secara tahunan (year on year/yoy). Menurutnya, penurunan tersebut merupakan hasil dari efektivitas pengelolaan risiko serta kualitas pembiayaan yang tetap terjaga. “Kondisi saat ini tidak mendorong peningkatan pencadangan. Per Mei 2026, BRI Finance mencatatkan perbaikan kualitas portofolio yang tercermin dari penurunan beban pencadangan sebesar 4,01% secara tahunan,” ujar Aditia kepada Kontan, Kamis (18/6/2026).
BRI Finance Catat Penurunan Beban Pencadangan 4,01% hingga Mei 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah meningkatnya rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) industri multifinance, PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) belum melihat adanya kebutuhan untuk meningkatkan biaya pencadangan. Corporate Secretary BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhani menyebut, beban pencadangan BRI Finance per Mei 2026 turun 4,01% secara tahunan (year on year/yoy). Menurutnya, penurunan tersebut merupakan hasil dari efektivitas pengelolaan risiko serta kualitas pembiayaan yang tetap terjaga. “Kondisi saat ini tidak mendorong peningkatan pencadangan. Per Mei 2026, BRI Finance mencatatkan perbaikan kualitas portofolio yang tercermin dari penurunan beban pencadangan sebesar 4,01% secara tahunan,” ujar Aditia kepada Kontan, Kamis (18/6/2026).
TAG: