BRI Finance Salurkan Pembiayaan Rp1,7 Triliun hingga Mei 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatatkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan hingga Mei 2026. Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini membukukan penyaluran pembiayaan sebesar Rp1,7 triliun.

Corporate Secretary BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, realisasi tersebut tumbuh 59,32% secara tahunan (year on year/yoy).

“Per Mei 2026, BRI Finance mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp1,7 triliun, tumbuh 59,32% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Ramadhani kepada Kontan, Jumat (10/7/2026).


Baca Juga: Membaik, Adira Finance Catat Angka NPF Sebesar 1,8% per Juni 2026

Dari sisi segmen, pembiayaan mobil baru menjadi kontributor utama terhadap kinerja perseroan. Segmen tersebut menyumbang sekitar 27% terhadap total penyaluran pembiayaan BRI Finance hingga Mei 2026.

Memasuki semester II-2026, BRI Finance optimistis prospek bisnis industri pembiayaan masih positif dengan ruang pertumbuhan yang tetap terbuka.

Untuk itu, BRI Finance menyebut akan mendorong akselerasi bisnis melalui penguatan sinergi dengan BRI Group, optimalisasi kanal pemasaran, serta ekspansi yang dilakukan secara selektif dan prudent.

“Dengan strategi tersebut, BRI Finance optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan hingga akhir tahun,” lanjutnya.

Untuk mencapai target bisnis 2026, BRI Finance akan memperkuat sinergi dengan BRI Group, khususnya melalui optimalisasi BRI KKB sebagai salah satu motor pertumbuhan pembiayaan kendaraan.

Selain itu, perusahaan juga terus memperluas jangkauan pasar melalui penyelenggaraan BRI KKB Expo di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk mendekatkan akses pembiayaan kendaraan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan penetrasi bisnis.

“Seluruh strategi tetap dijalankan secara selektif dan prudent dengan menjaga kualitas aset serta pengelolaan risiko,” tuturnya.

Baca Juga: IIF Siap Tingkatkan Pembiayaan Infrastruktur Berkat Pengakuan Global dan Modal Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News