KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani menyelenggarakan Program Literasi Asuransi bagi ibu-ibu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan, khususnya melalui pemahaman mengenai pentingnya perlindungan asuransi dalam menghadapi berbagai risiko. Kegiatan tersebut diikuti oleh nasabah PNM yang merupakan pelaku UMKM. Program ini menjadi ruang edukasi bagi peserta untuk memahami peran asuransi sebagai salah satu bentuk perlindungan serta pentingnya mempersiapkan diri terhadap risiko yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha dan kondisi finansial.
PNM melalui program Mekaar telah menjangkau jutaan nasabah perempuan pelaku usaha ultra mikro di seluruh Indonesia, yang berperan sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional. Dengan jumlah yang besar tersebut, kebutuhan akan pemahaman pengelolaan risiko dan perlindungan asuransi menjadi semakin relevan.
Baca Juga: Asei Sebut Beberapa Penyebab Gap Tingkat Inklusi dengan Literasi Asuransi Masih Lebar Bagi pelaku UMKM, kemampuan mengelola risiko menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Berbagai risiko yang muncul secara tidak terduga dapat berdampak pada aktivitas usaha maupun kondisi keuangan keluarga. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perlindungan asuransi diharapkan dapat menjadi bagian dari pengetahuan yang mendukung pelaku usaha dalam mengambil keputusan secara lebih terencana. Melalui program ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai manfaat dan fungsi perlindungan asuransi sebagai bagian dari pengelolaan risiko. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM mengenali pentingnya perlindungan sesuai dengan kebutuhan, sekaligus meningkatkan kesadaran untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan risiko dalam menjalankan aktivitas usaha. Kolaborasi yang dilakukan BRI Insurance menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan edukasi mengenai asuransi kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang menjalankan usaha. Sinergi ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperoleh informasi mengenai perlindungan keuangan secara langsung, sehingga literasi dan inklusi keuangan asuransi dapat semakin relevan dengan kebutuhan mereka dalam menjalankan kegiatan ekonomi. Direktur Utama BRI, Budi Legowo mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peserta dalam memahami pentingnya perlindungan asuransi sebagai bagian dari perencanaan keuangan dan pengelolaan usaha.
Baca Juga: Waiting List Haji 5,6 Juta Orang, Asuransi Syariah Incar Pasar Proteksi "Semoga pengetahuan yang diperoleh juga dapat menjadi bekal bagi para ibu pelaku UMKM untuk lebih bijak dalam mempertimbangkan kebutuhan perlindungan sesuai dengan kondisi usaha dan finansial masing-masing,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa (18/8). Komitmen terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan asuransi menjadi bagian dari upaya BRI Insurance untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui sinergi bersama berbagai mitra, BRI Insurance terus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan memahami asuransi secara lebih dekat, sehingga perlindungan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam membangun usaha yang tangguh dan berkelanjutan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News