BRI salurkan Rp 32,7 M untuk Jogja dan Mentawai



JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mengalokasikan dana sekitar Rp 32,7 miliar untuk bantuan bencana di wilayah Yogyakarta dan Mentawai. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan alias Corporate Social Responsibility (CSR).BRI menyediakan dana tersebut dari sekitar 30% dari dana Bina Lingkungan untuk kegiatan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di Mentawai, BRI sudah mengirimkan tim dan bantuan berupa tenda pleton, selimut, sarung, dan bahan makanan yang dikirim dengan kapal TNI-AL."Khusus di Jogja, kami juga menyalurkan bantuan dan membentuk tim tanggap bencana," kata Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali kepada KONTAN di Jakarta, Jumat (5/11).Imam Widodo, Wakil Pimpinan Wilayah BRI Yogyakarta menambahkan, BRI mendirikan tiga posko bantuan kesehatan di Dukun, Muntilan dan dua di wilawah Sleman, yaitu satu di Hargobinangun dan satu di Purwobinangun.Dalam posko tersebut terdiri dari 3 dokter, 5 paramedis, 2 apoteker, dan 5 relawan. "Masing-masing posko dilengkapi dengan 1 ambulans. Jadi total, ada tiga ambulans yang kami siagakan," tegas Imam.Transaksi normalBRI telah menutup 6 kantor unitnya, yaitu 5 kantor unit di Sleman dan satu unit di Boyolali. Khusus unit BRI di Muntilan yang terdiri dari 9 kantor, BRI telah menutup 5 unitnya sementara 4 unit lainnya tetap buka.Meskipun demikian, Imam meyakinkan, seluruh kegiatan transaksi BRI masih berjalan normal seperti biasa. Sebab, seluruh kantor cabang pembantu (capem) yang berjumlah 6 kantor dan kantor 8 cabang wilayah masih buka. "Karena keadaan kami menutup enam kantor unit. Tetapi, kantor capem dan cabang masih buka karena semua berada di kota," tegasnya. Hingga kini belum ada kerugian yang ditanggung BRI dalam bencana Merapi di Yogyakarta. "Alhamdullilah semua kantor kami tidak ada yang terkena dampak fisik terhadap awan panas Merapi," imbuh Imam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: