KONTAN.CO.ID - Latihan militer laut bersama yang melibatkan sejumlah negara anggota BRICS, termasuk China, Rusia, dan Iran, resmi dimulai di perairan dekat pesisir Afrika Selatan. Pemerintah Afrika Selatan menyebut manuver ini sebagai respons penting terhadap meningkatnya ketegangan maritim di berbagai belahan dunia. Al Jazeera melaporkan, latihan bertajuk Will for Peace 2026 ini akan berlangsung selama sepekan dan dimulai pada Sabtu lalu. China memimpin latihan yang digelar di Simon’s Town, wilayah strategis tempat Samudra Hindia bertemu dengan Samudra Atlantik. Kementerian Pertahanan Nasional China menyebut latihan ini mencakup simulasi operasi penyelamatan, serangan maritim, serta pertukaran teknis antar angkatan laut. Latihan yang melibatkan kapal perang dari negara-negara peserta ini berlangsung di tengah hubungan Afrika Selatan dan Amerika Serikat yang sedang memburuk. Washington memandang BRICS sebagai ancaman ekonomi.
BRICS Plus Mulai 'Permainan Perang', Ini Tiga Alasan India Menghindar
KONTAN.CO.ID - Latihan militer laut bersama yang melibatkan sejumlah negara anggota BRICS, termasuk China, Rusia, dan Iran, resmi dimulai di perairan dekat pesisir Afrika Selatan. Pemerintah Afrika Selatan menyebut manuver ini sebagai respons penting terhadap meningkatnya ketegangan maritim di berbagai belahan dunia. Al Jazeera melaporkan, latihan bertajuk Will for Peace 2026 ini akan berlangsung selama sepekan dan dimulai pada Sabtu lalu. China memimpin latihan yang digelar di Simon’s Town, wilayah strategis tempat Samudra Hindia bertemu dengan Samudra Atlantik. Kementerian Pertahanan Nasional China menyebut latihan ini mencakup simulasi operasi penyelamatan, serangan maritim, serta pertukaran teknis antar angkatan laut. Latihan yang melibatkan kapal perang dari negara-negara peserta ini berlangsung di tengah hubungan Afrika Selatan dan Amerika Serikat yang sedang memburuk. Washington memandang BRICS sebagai ancaman ekonomi.