Bisnis Brijmohan Lall Munjal terus berkembang. Dari pemasok, ia menjadi produsen komponen sepeda hingga sepeda. Brijmohan yang menginginkan moda transportasi murah akhirnya tertarik membuat sepeda motor. Lantaran terpikat oleh pasar sepeda motor di India, Honda Motor asal Jepang meminangnya menjadi mitra. Namun, kini Brijmohan telah membeli kembali saham Honda dan menjadi pemilik tunggal pabrik berkapasitas 5,4 juta unit per tahun. Keberuntungan tampaknya selalu menaungi Brijmohan Lall Munjal. Setelah menjadi pemasok komponen sepeda di hampir seluruh wilayah di India, bisnis Hero MotoCorp Ltd mulai berkembang. Pada tahun 1954, Hero MotoCorp mulai memproduksi komponen sendiri, yakni setang dan rantai sepeda.
Titik balik bisnis Brijmohan pun datang dua tahun kemudian. Pada 1956, perusahaan keluarga ini memenangkan tender pembuatan sepeda di Ludhiana. Saat itu, Pemerintah Punjab mengeluarkan tender untuk 12 izin industri baru pembuatan sepeda. Tak hanya izin, melalui proyek itu, pemerintah juga mengucurkan dana untuk melengkapi sumber daya dan modal perusahaan pemenang tender itu. Hero MotoCorp pun mendapat bagian Rs 600.000. Alhasil, perusahaan ini berkembang pesat hingga bisa memproduksi 7.500 unit sepeda per tahun. Sepeda buatan Hero MotoCorp sangat memuaskan pelanggan. Meski harganya murah, kualitasnya sangat istimewa. Ide pembuatan sepeda ini memang datang dari Brijmohan. Ia sangat antusias untuk menciptakan moda transportasi yang terjangkau oleh semua kelas dan bisa dipakai dalam jangka panjang. Ideologi inilah yang menjadi kekuatannya membesarkan Hero MotoCorp Ltd. Hingga pada 1961, Hero MotoCorp menjadi perusahaan pertama yang mengekspor sepeda dalam jumlah besar. Dengan prestasinya itu, Hero MotoCorp mendapatkan penghargaan dari Guinness Book of Records pada tahun 1986, sebagai perusahaan pertama India yang melakukan ekspor sepeda dalam jumlah besar. Bisnis Brijmohan dan keluarganya terus berkembang. Dari pembuatan sepeda, mereka bertransformasi menjadi produsen sepeda motor. Melalui Majestic Auto Limited, Brijmohan memproduksi sepeda kendaraan Hero Moped Majestic. Pasar sepeda motor yang tumbuh pesat di India memikat Honda Motor mengembangkan industri sepeda motor di negara Asia Selatan itu. Lantas, Honda pun meminang Majestic Auto Limited sebagai mitra, dan terciptalah Honda Hero. Honda Hero membangun pabrik pertama di Dharuher, Haryana, pinggiran New Delhi. Salah satu produknya, Hero Honda model CD 100 menjadi andalan, karena menggendong mesin empat-stroke. Maklum, saat sebagian besar produsen meluncurkan motor bermesin dua stroke, pemerintah menerbitkan aturan yang melarang sepeda motor dua stroke lantaran menjadi sumber polusi. Seiring perkembangan perusahaan ini, Brijmohan juga melibatkan keempat putranya, seperti Raman Kant Munjal, Pawan Kant Munjal, Suman Kant Munjal dan Sunil Kant Munjal dalam pengelolaan perusahaan. Ia juga mengembangkan basis industri otomotif di wilayah Gurgaon, New Delhi dan Sidcul Haridwar. Hingga Maret 2011, Brijmohan membeli seluruh saham milik Honda Motor di Hero Honda. Ia mengganti nama perusahaan menjadi Hero Honda Motor Ltd.
Meski Honda Motor telah melepas sahamnya, Brijmohan dapat terus menggunakan teknologi Honda untuk produk sepeda motor hingga akhir tahun 2014. Namun, tentu saja, Hero Honda Motor membayar royalti kepada produsen Jepang itu. Saat ini, Hero Honda Motor memiliki kapasitas produksi hingga 5,4 juta kendaraan per tahun. Hero Honda Motor juga telah membangun tiga pabrik baru, dua di Haryana dan satu di Uttarakhand. "Memang akan ada tantangan dalam waktu dekat, tapi kami percaya bahwa itu sesuai reputasi pasar selama periode 26 tahun," kata Brijmohan. (Bersambung)