KONTAN.CO.ID - Pada tahun 2025 akan terjadi fenomena-fenomena astronomi menarik yang bisa Anda amati bahkan dengan mata telanjang. Benda langit yang bisa diamati oleh mata antara lain bulan, bintang/rasi bintang, planet, dan meteor. Sedangkan yang dapat diamati melalui teleskop antara lain bulan, bintang, planet, satelit alami, dan deep space object (nebula, galaksi).
Fenomena gerhana bulan
Selain parade planet, Puan menjelaskan fenomena okultasi, yaitu peristiwa ketika satu objek langit menutupi objek lain. “Di Indonesia, akan terjadi Okultasi Bintang Beta Taurii pada 11 Oktober 2025,” jelasnya. Peristiwa lainnya adalah gerhana, peristiwa ketika Bumi-Bulan-Matahari berada pada satu konfigurasi tertentu. “Gerhana Matahari ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari dan piringan Bulan menutupi piringan Matahari ketika dilihat dari Bumi, sedangkan gerhana Bulan ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan dan Bumi menghalangi cahaya Matahari yang jatuh ke Bulan,” ucap Gerhana yang biasa disapa Puan. Menurutnya, Indonesia juga akan menyaksikan satu gerhana bulan total pada 7 September 2025. Peristiwa ini dimulai pukul 22.28 WIB hingga 8 September pukul 03.55 WIB. Puan menjelaskan gerhana bulan total aman dilihat dengan mata telanjang. Bulan akan tampak memerah saat puncak gerhana karena pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. Selama cuaca cerah maka proses tersebut dapat terlihat jelas dengan mata telanjang. Sementara itu, gerhana bulan total pada 13-14 Maret dan gerhana matahari sebagian pada 29 Maret hanya dapat disaksikan di Eropa, Amerika, dan Arktik. Baca Juga: Usai Bertemu Prabowo, DPR Sebut PPN 12% Hanya Berlaku Untuk Barang MewahFenomena hujan meteor
Selain itu, Puan juga menjelaskan bahwa ada fenomena menarik yang biasanya ditunggu masyarakat, yaitu hujan meteor. Hujan meteor merupakan peristiwa tahunan yang terjadi pada waktu yang kurang lebih sama. Hujan meteor ini disebabkan oleh debu sisa komet dan asteroid yang berada pada orbit Bumi. “Jadi jika Bumi melewati lokasi tempat debu tadi berada maka hujan meteor akan terjadi, pada waktu yang sama setiap tahunnya,” pungkasnya. Lebih lanjut Puan menguraikan hujan meteor yang akan terjadi di tahun 2025. Di antaranya:- Hujan meteor Quadrantids, dapat terlihat sekitar akhir Desember hingga tengah Januari;
- Hujan meteor Lyrids, dapat terlihat pada pertengahan bulan April;
- Hujan meteor Eta Aquariids, dapat terlihat pada pertengahan April hingga Mei;
- Hujan meteor Perseids, dapat terlihat pada pertengahan Juli hingga akhir Agustus;
- Hujan meteor Draconids, dapat terlihat pada bulan Oktober;
- Hujan meteor Orionids, dapat terlihat pada bulan Oktober;
- Hujan meteor Leonids, dapat terlihat pada bulan November;
- Hujan meteor Geminids, terlihat pada bulan Desember.