KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria mengatakan BRIN mengembangkan kapal nelayan bertenaga listrik yang diklaim mampu menekan biaya operasional energi hingga 70% dibandingkan kapal berbahan bakar minyak (BBM). Menurut Arif, pengembangan kapal nelayan listrik merupakan bagian dari upaya BRIN mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan melalui pemanfaatan teknologi, sekaligus memperkuat daya saing sektor perikanan nasional. “Dalam mendukung kampung nelayan, BRIN membangun kemampuan mulai dari armada penangkapan, budidaya, hingga pengolahan hasil perikanan,” ujar Arif saat memaparkan berbagai hasil riset dan inovasi BRIN di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bersama 150 periset BRIN di Istana Kepresidenan, Kamis (6/8/2026).
BRIN Kembangkan Kapal Nelayan Listrik, Diklaim Pangkas Biaya Operasional hingga 70%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria mengatakan BRIN mengembangkan kapal nelayan bertenaga listrik yang diklaim mampu menekan biaya operasional energi hingga 70% dibandingkan kapal berbahan bakar minyak (BBM). Menurut Arif, pengembangan kapal nelayan listrik merupakan bagian dari upaya BRIN mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan melalui pemanfaatan teknologi, sekaligus memperkuat daya saing sektor perikanan nasional. “Dalam mendukung kampung nelayan, BRIN membangun kemampuan mulai dari armada penangkapan, budidaya, hingga pengolahan hasil perikanan,” ujar Arif saat memaparkan berbagai hasil riset dan inovasi BRIN di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bersama 150 periset BRIN di Istana Kepresidenan, Kamis (6/8/2026).
TAG: