BRIN Kembangkan Teknologi Berbasis AI untuk MBG, Food Guard Bisa Deteksi Makanan Basi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan lembaganya mengembangkan berbagai teknologi untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk sistem pemantauan kualitas makanan berbasis kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).

Hal itu disampaikan Arif saat memaparkan hasil riset dan inovasi BRIN di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bersama 150 periset BRIN di Istana Kepresidenan, Kamis (6/8).

Menurut Arif, dukungan BRIN terhadap MBG tidak hanya berfokus pada satu aspek, melainkan mencakup seluruh rantai ekosistem program, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga sistem pemantauan distribusi makanan.


Baca Juga: BRIN Kembangkan Kapal Nelayan Listrik, Diklaim Pangkas Biaya Operasional hingga 70%

“Di bidang MBG dan pangan, BRIN membangun inovasi di seluruh rantai ekosistem MBG, mulai dari bahan pangan, mesin pengolahan, pengemasan, deteksi halal, distribusi, hingga sistem monitoring berbasis AI,” ujar Arif.

Salah satu inovasi yang tengah dikembangkan adalah Food Guard, perangkat yang dipasang pada wadah makanan (ompreng) untuk memantau kualitas makanan secara real time.

Arif menjelaskan, Food Guard bekerja menggunakan teknologi multisensor dan kecerdasan artifisial untuk mendeteksi gas yang muncul akibat proses pembusukan makanan.

“Salah satu contohnya adalah Food Guard, perangkat yang ditempatkan pada ompreng untuk mendeteksi gas pembusukan menggunakan multisensor dan model AI,” katanya.

Menurut Arif, teknologi tersebut diharapkan dapat membantu memastikan makanan yang didistribusikan dalam program MBG tetap layak dikonsumsi hingga diterima oleh para penerima manfaat.

Selain meningkatkan keamanan pangan, sistem pemantauan berbasis AI itu juga diharapkan mampu memperkuat pengawasan kualitas distribusi makanan dalam program MBG yang dijalankan pemerintah.

Arif menambahkan, pengembangan teknologi untuk MBG merupakan bagian dari upaya BRIN menghadirkan inovasi yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, lembaganya terus mengembangkan riset yang tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan solusi terhadap berbagai program prioritas nasional.

Menurut dia, penguasaan teknologi di sektor pangan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.

Baca Juga: Ekonomi RI Kalah Kencang dari Vietnam & Singapura, Pemerintah Benahi Iklim Investasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News