BRMS Percepat Transformasi Digital, Standarkan Hampir 100 Proses Bisnis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mempercepat transformasi digital dengan mengadopsi solusi SAP GROW.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan di tengah semakin kompleksnya industri pertambangan.

Implementasi SAP GROW dilakukan BRMS bersama Accenture dan berhasil diselesaikan dalam waktu lima bulan.


Baca Juga: STARFINDO Bidik Perluasan Investasi dan Pasar Global untuk Startup Industri

Melalui proyek tersebut, BRMS berhasil menstandarkan proses bisnis end-to-end di seluruh grup perusahaan yang mencakup lima entitas legal dan hampir 100 proses bisnis.

Sebagai bagian dari implementasi, BRMS mengadopsi SAP S/4HANA Cloud Public Edition untuk membangun sistem data operasional yang terpusat.

Sistem tersebut memungkinkan perusahaan memperoleh visibilitas secara real time terhadap berbagai aktivitas bisnis.

Presiden Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk Agoes Projosasmito mengatakan, transformasi digital menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing perusahaan sekaligus mendukung ekspansi bisnis berkelanjutan.

"BRMS berkomitmen untuk terus memperkuat kapabilitas operasional kami guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri pertambangan," ujar Agoes dalam keterangan resmi, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: Changhong Indonesia Perpanjang Garansi Produk hingga 25 Tahun

Menurut Agoes, modernisasi sistem dan proses bisnis diharapkan dapat membangun organisasi yang lebih terintegrasi dan adaptif.

Dengan demikian, BRMS dapat meningkatkan kinerja operasional, memperkuat kualitas pengambilan keputusan, serta menopang pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Selain memperbarui sistem inti perusahaan, BRMS juga menerapkan model pengadaan (procurement) hibrida untuk mendukung ekspansi pada berbagai fungsi bisnis maupun entitas usaha di masa mendatang.

Transformasi digital tersebut turut disertai program manajemen perubahan organisasi. Program ini mencakup migrasi data, pelatihan berbasis peran, serta berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesiapan karyawan dalam mengadopsi sistem baru.

Baca Juga: Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Perkuat Wholesale Connectivity

 
BRMS Chart by TradingView

SAP Perkuat Fondasi Digital BRMS

Managing Director SAP Indonesia Sianto Wongjoyo menilai kebutuhan perusahaan pertambangan terhadap sistem digital terintegrasi semakin meningkat seiring kompleksitas operasional dan tuntutan tata kelola perusahaan.

Menurut Sianto, implementasi SAP GROW memberikan fondasi digital yang mengintegrasikan kapabilitas kecerdasan artifisial (AI), proses bisnis berbasis best practice, serta fitur yang dirancang untuk mendukung kebutuhan industri pertambangan.

"Melalui adopsi SAP GROW, BRMS membangun fondasi digital yang kuat dengan kapabilitas AI yang tertanam, proses bisnis berbasis best practice yang telah terstandarisasi, serta kemampuan yang dirancang khusus untuk industri pertambangan," ujar Sianto.

Baca Juga: Erajaya (ERAA) Bisnis Kopi Gandeng Oriental Kopi Asal Malaysia, Investasi Rp 20,16 M

Ia menambahkan, sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan visibilitas bisnis, menyederhanakan proses operasional, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data.

Ke depan, BRMS akan memfokuskan implementasi pada tahap stabilisasi sistem dan optimalisasi operasional.

Perseroan juga berencana memperluas pemanfaatan solusi SAP ke berbagai fungsi lain, seperti keuangan (finance), Enterprise Asset Management (EAM), dan sumber daya manusia (human resources).

Perluasan tersebut diharapkan semakin memperkuat fondasi digital BRMS untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News