JAKARTA. Hengkangnya PT Mabua Motor Indonesia dari percaturan bisnis motor gede (moge) di Indonesia tidak menyurutkan nyali PT Garansindo Euro Sports untuk menekuni bisnis motor berdapur pacu besar ini. Pebisnis yang sebelumnya ingin menjadi agen motor besar Harley Davidson menggantikan Mabua ini malah makin gencar mengembangkan pasar moge asal Italia: Ducati. Lewat Ducati Indonesia, Garansindo tak main-main. Pebisnis ini bahkan berani membangun diler penjualan Ducati terbesar di dunia di atas lahan 3.000 meter persegi (m²). Bangunan tiga lantai ini bernilai Rp 80 miliar. "Kami optimistis Ducati. Apalagi dengan adanya model baru, Scrambler Ducati," ucap Dhani Yahya, Managing Director Ducati Indonesia kepada KONTAN, Jumat (20/5).
Brum... Ducati pacu penjualan lewat diler terbesar
JAKARTA. Hengkangnya PT Mabua Motor Indonesia dari percaturan bisnis motor gede (moge) di Indonesia tidak menyurutkan nyali PT Garansindo Euro Sports untuk menekuni bisnis motor berdapur pacu besar ini. Pebisnis yang sebelumnya ingin menjadi agen motor besar Harley Davidson menggantikan Mabua ini malah makin gencar mengembangkan pasar moge asal Italia: Ducati. Lewat Ducati Indonesia, Garansindo tak main-main. Pebisnis ini bahkan berani membangun diler penjualan Ducati terbesar di dunia di atas lahan 3.000 meter persegi (m²). Bangunan tiga lantai ini bernilai Rp 80 miliar. "Kami optimistis Ducati. Apalagi dengan adanya model baru, Scrambler Ducati," ucap Dhani Yahya, Managing Director Ducati Indonesia kepada KONTAN, Jumat (20/5).