JAKARTA. Pertahanan lini kedua rupiah makin kuat. Jepang sudah bersedia menambah nilai kesepakatan swap bilateral atau Bilateral Swap Arrangement (BSA) dari US$ 6 miliar menjadi US$ 12 miliar. Itu berarti, Bank Indonesia (BI) bisa sewaktu-waktu memanfaatkan dana ini bila cadangan devisa tidak mencukupi kebutuhan dolar di dalam negeri. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, kenaikan plafon swap akan membantu Indonesia menjaga stabilitas ekonomi. “Kami juga akan berhati-hati mengeluarkan kebijakan fiskal dan ekonomi agar kepercayaan investor makin kuat dan memperkuat pertahanan ekonomi nasional,” kata Menteri Sri. Penambahan fasilitas swap jelas berguna bagi rupiah yang belakangan ini loyo. Pada perdagangan akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah sudah rontok menjadi 12.075 per dolar Amerika Serikat (AS) dari posisi sebelumnya Rp 11.975 per dolar AS.
BSA Tidak Otomatis Dongkrak Rupiah
JAKARTA. Pertahanan lini kedua rupiah makin kuat. Jepang sudah bersedia menambah nilai kesepakatan swap bilateral atau Bilateral Swap Arrangement (BSA) dari US$ 6 miliar menjadi US$ 12 miliar. Itu berarti, Bank Indonesia (BI) bisa sewaktu-waktu memanfaatkan dana ini bila cadangan devisa tidak mencukupi kebutuhan dolar di dalam negeri. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, kenaikan plafon swap akan membantu Indonesia menjaga stabilitas ekonomi. “Kami juga akan berhati-hati mengeluarkan kebijakan fiskal dan ekonomi agar kepercayaan investor makin kuat dan memperkuat pertahanan ekonomi nasional,” kata Menteri Sri. Penambahan fasilitas swap jelas berguna bagi rupiah yang belakangan ini loyo. Pada perdagangan akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah sudah rontok menjadi 12.075 per dolar Amerika Serikat (AS) dari posisi sebelumnya Rp 11.975 per dolar AS.