KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menyambut libur Lebaran 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggelar program mudik gratis dari Jakarta ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera. Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyebut, program ini sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah dan masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman. Tahun ini, BSI memberangkatkan 2.261 pemudik, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 1.019 pemudik.
Baca Juga: Sebelum Mudik Bayar Zakat Dulu, BSI Maslahat Buka Layanan Ziswaf di Posko Mudik “Dari total 2.261 pemudik, 385 di antaranya adalah rekan-rekan penyandang disabilitas. Mereka bisa mudik dengan nyaman melalui bus khusus yang disediakan,” kata Anggoro saat acara pelepasan mudik gratis BSI, Selasa (17/3/2026). BSI menyiapkan 44 armada bus serta layanan transportasi kereta api untuk program mudik tahun ini. Peserta mudik gratis terdiri dari pengusaha UMKM, pegawai BSI, dan masyarakat penyandang disabilitas. Menurut Anggoro, antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis BSI selalu tinggi. “Tahun ini kami menyiapkan kuota dua kali lipat karena animo pemudik sangat besar,” ujarnya. Selain transportasi, BSI juga menyediakan paket konsumsi, perlengkapan perjalanan, dan layanan kesehatan bagi seluruh pemudik agar perjalanan lebih aman dan nyaman.
Baca Juga: Bank Mandiri (BMRI) Ancang-ancang Buyback Rp 1,17 Triliun, Tunggu Restu RUPST Tak hanya itu, BSI mendirikan delapan posko mudik yang bisa diakses mulai 16–22 Maret 2026. Posko-posko tersebut berlokasi di: Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Masjid BSI Bakauheni, Masjid BSI Rest Area Cipali, Masjid BSI Rest Area Cipularang, Pelabuhan Merak, dan Pelabuhan Ketapang. “Posko ini disiapkan sebagai tempat beristirahat bagi pemudik yang tidak menggunakan bus agar perjalanan mereka lebih aman sampai tujuan,” tambah Anggoro. Dengan layanan bus, kereta, fasilitas kesehatan, dan posko-posko strategis, BSI menegaskan komitmennya untuk mendukung kelancaran dan keselamatan mudik masyarakat, termasuk pemudik penyandang disabilitas. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News