BSI Catat 22.000 UMKM Naik Kelas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat puluhan ribu nasabah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas ke segmen usaha yang lebih tinggi hingga 2026. Hal ini sejalan dengan upaya BSI memperluas akses pembiayaan syariah bagi pelaku UMKM.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy mengatakan, hingga 2026 terdapat sekitar 17.000 UMKM KUR Mikro yang naik ke segmen KUR Kecil dan komersial. Selain itu, sekitar 4.000 UMKM KUR Kecil telah menembus segmen komersial, sementara sekitar 1.000 UMKM lainnya naik dari segmen mikro ke segmen small medium enterprise (SME).

“UMKM memiliki peran strategis sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi nasional karena menjadi penggerak aktivitas ekonomi di berbagai lapisan masyarakat, sekaligus membuka lapangan kerja dan memperkuat rantai nilai industri halal,” ujar Kemas, Jumat (18/9/2026).


Menurutnya, peningkatan kelas usaha tersebut didukung oleh kemudahan akses pembiayaan sesuai dengan segmen usaha, skema angsuran tetap, serta pendampingan usaha melalui program inkubasi.

Baca Juga: Pembiayaan UMKM BSI Capai Rp55,17 Triliun per Juni 2026

Dari sisi penyaluran, BSI mencatat rasio pembiayaan inklusif makroprudensial (RPIM) sekitar 33,65%, atau berada di atas target yang ditetapkan sebesar 30%.

Adapun pembiayaan kepada segmen UMKM saat ini menyumbang sekitar 16,25% dari total portofolio pembiayaan BSI.

Kemas mengatakan, BSI terus mengembangkan kolaborasi antara akses pembiayaan, BSI UMKM Center, serta akselerasi layanan digital untuk memperluas jangkauan pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha.

“Melalui ekosistem keuangan syariah yang terintegrasi, BSI berkomitmen menghadirkan akses pembiayaan, transaksi, digitalisasi, hingga solusi pengembangan usaha yang dapat membantu UMKM naik kelas, memperluas pasar, dan terhubung dengan rantai nilai halal nasional maupun global,” katanya.

Baca Juga: BSI Siap Sediakan Rekening untuk Masyarakat, Customer Base Tembus 24,3 Juta

Selain pembiayaan, BSI juga memperkuat pendampingan melalui BSI UMKM Center. Saat ini terdapat lebih dari 6.000 nasabah UMKM yang mendapatkan pembinaan melalui BSI UMKM Center yang tersebar di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.

BSI UMKM Center menjadi wadah akselerasi usaha melalui berbagai program, mulai dari pengembangan kewirausahaan dan pemasaran hingga business matching untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pemberi modal maupun pembeli.

Ke depan, BSI melihat penguatan ekosistem UMKM tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan bisnis perseroan, tetapi juga sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: BSI dan Danantara Perkuat Ekosistem UMKM, Bidik Pelaku Usaha Naik Kelas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News