BSI Gandeng Muhammadiyah Percepat Digitalisasi Sekolah Islam Lewat EduMu



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat pengembangan ekosistem syariah di sektor pendidikan melalui kerja sama strategis dengan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Non Formal (Dikdasmen & PNF) PP Muhammadiyah.

Kolaborasi ini difokuskan untuk mempercepat digitalisasi sekolah-sekolah Islam melalui optimalisasi aplikasi EduMu.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Digitalisasi Pendidikan yang berlangsung di kantor pusat BSI, Jakarta, Kamis (6/5/2026).


Baca Juga: OJK: Pelemahan Rupiah Berpotensi Tingkatkan Beban Operasional Fintech Lending

Melalui kolaborasi ini, BSI resmi menjadi bank pengelola transaksi keuangan bagi sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah.

Seluruh transaksi nantinya akan difasilitasi melalui layanan Virtual Account (VA) BSI yang terintegrasi dengan aplikasi EduMu milik Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang lebih modern, transparan, dan efisien.

“Sinergi digitalisasi transaksi keuangan ini terus kami dorong agar nasabah maupun institusi pendidikan dapat merasakan kemudahan dalam mengelola cashflow secara akurat, aman, dan real-time,” ujar Erwan dalam siaran pers, Jumat (8/5/2026).

Dalam implementasinya, aplikasi EduMu tidak hanya terhubung dengan layanan Virtual Account, tetapi juga terintegrasi dengan platform cash management BSI, yakni BEWIZE.

Baca Juga: Tiga Petinggi KoinP2P Ditahan Dugaan Korupsi, Pengamat Soroti Tata Kelola Fintech

BSI mencatat jumlah pengguna BEWIZE meningkat sekitar 30% dalam setahun terakhir dengan total lebih dari 10.828 pengguna aktif.

Perseroan menilai kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital BSI.

Tak hanya menyediakan sistem pembayaran sekolah, BSI juga menawarkan layanan finansial menyeluruh bagi civitas akademika dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di sektor pendidikan.

Layanan tersebut meliputi pengelolaan dana operasional sekolah, payroll guru dan karyawan, tabungan haji, hingga tabungan siswa.

Selain itu, BSI juga menyediakan akses pembiayaan seperti pembiayaan sarana dan prasarana sekolah, program rumah bersubsidi Bakti Guru Sejahtera, pembiayaan Mitraguna, hingga perencanaan keuangan berbasis emas.

Baca Juga: Yield Kredit Wholesale Diperkirakan Mulai Terbatas, BCA Genjot Kredit Produktif

Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah sekaligus Komisaris PT EduMu Cipta Utama, Didik Suhardi, menyambut positif kerja sama tersebut.

Menurutnya, kolaborasi dengan BSI menjadi langkah penting dalam meningkatkan tata kelola dan kualitas sekolah Islam melalui digitalisasi.

“Kami dari Majelis Dikdasmen sangat siap untuk berkolaborasi. Tujuannya memperkokoh sektor pendidikan, khususnya agar sekolah-sekolah Islam bisa naik kelas melalui sistem digitalisasi yang mudah diakses, aman digunakan, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Didik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News