BSI Gandeng Ratusan PIHK, Perkuat Ekosistem Layanan Haji



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat ekosistem layanan haji dengan menggandeng ratusan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Langkah ini dilakukan di tengah semakin panjangnya masa tunggu haji khusus yang kini telah mencapai sembilan tahun.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperluas akses layanan haji sekaligus membantu masyarakat mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci sejak dini.

"Ketika masa tunggu haji khusus telah mencapai sembilan tahun, masyarakat perlu mempersiapkan perjalanan hajinya jauh lebih awal. BSI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan haji dan menjadi mitra yang membantu masyarakat merencanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci dengan lebih baik, terarah, dan sesuai prinsip syariah," ujar Kemas dalam keterangan resmi, Senin (10/8/2026).


Melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan ratusan PIHK, BSI menghadirkan layanan yang menghubungkan kebutuhan calon jemaah dengan penyelenggara haji khusus yang terpercaya.

Baca Juga: Tabungan Haji BSI Tembus Rp 16,25 Triliun, Tumbuh 17,15% hingga Mei 2026

Kolaborasi ini mengintegrasikan layanan perbankan syariah BSI dengan pengalaman PIHK dalam penyelenggaraan ibadah haji sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih komprehensif, mulai dari tahap perencanaan hingga keberangkatan.

Menurut Kemas, PIHK memiliki kedekatan dengan calon jemaah dan memahami kebutuhan mereka secara langsung. Karena itu, sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian dalam merencanakan perjalanan ibadah haji.

"Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pengalaman layanan haji yang lebih terintegrasi, memberikan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian bagi masyarakat dalam merencanakan keberangkatan ke Tanah Suci," katanya.

BSI mencatat, saat ini antrean haji reguler mencapai sekitar 5,45 juta calon jemaah dengan rata-rata masa tunggu nasional 26 hingga 29 tahun. Sementara itu, antrean haji khusus telah mencapai sekitar 149 ribu calon jemaah dengan masa tunggu sembilan tahun.

Baca Juga: BSI Siapkan Cabang di Jeddah, Garap Ekosistem Haji dan Umrah Global

Perseroan menilai kondisi tersebut membuat perencanaan haji menjadi semakin penting sehingga masyarakat perlu mempersiapkan aspek finansial maupun administrasi jauh sebelum jadwal keberangkatan.

Sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), BSI memiliki pangsa pasar terbesar untuk setoran haji reguler dengan porsi sekitar 83%. Sementara pada segmen haji khusus, pangsa pasar BSI mencapai 35,40%.

BSI menyebut penguatan ekosistem haji menjadi salah satu fokus perseroan untuk memperluas layanan keuangan syariah sekaligus mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan perjalanan menuju Tanah Suci.

Melalui dukungan jaringan mitra yang terus diperluas dan layanan perbankan syariah yang terintegrasi, BSI berharap masyarakat dapat mempersiapkan ibadah haji dengan lebih mudah, terencana, dan memiliki kepastian keberangkatan.

Baca Juga: Tabungan Haji Jadi Mesin Pertumbuhan BSI, DPK Tembus Rp 366 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: