BSI Perkuat Layanan Digital untuk Antisipasi Lonjakan Transaksi saat Lebaran



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendorong nasabah untuk mengedepankan transaksi digital selama momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Bank memperkuat layanan e-channel, khususnya superapps BYOND by BSI, untuk mengantisipasi lonjakan transaksi selama periode tersebut.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, transaksi melalui kanal digital biasanya meningkat signifikan menjelang dan selama Lebaran. Sepanjang periode Ramadan dan Idul Fitri, rata-rata transaksi melalui e-channel BSI tercatat naik sekitar 24% secara bulanan (month to month/mtm).

“Momentum Lebaran selalu mendorong lonjakan transaksi di kanal digital. Karena itu kami meningkatkan kapasitas sistem teknologi informasi, melakukan monitoring transaksi secara real time, dan memastikan seluruh e-channel beroperasi optimal agar nasabah dapat bertransaksi secara cepat, aman, dan nyaman,” ujar Anton dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).


Baca Juga: Biaya Dana Turun, BI Turunkan Suku Bunga Dasar Kredit pada Desember 2025

BSI mengandalkan superapps BYOND by BSI sebagai salah satu kanal utama transaksi. Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur layanan syariah, seperti tarik tunai tanpa kartu, transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), kalkulator zakat, informasi masjid terdekat dan arah kiblat, hingga layanan bank emas untuk pembelian dan transfer saldo emas secara real time.

Selain itu, BSI juga memperkuat layanan BSI QRIS, EDC merchant, BEWIZE, remitansi, serta BSI Call Center 14040 sebagai bagian dari ekosistem layanan digital.

Untuk menjangkau masyarakat lebih luas, BSI mengintegrasikan layanan digital dengan jaringan fisik dan lebih dari 126.000 BSI Agen di seluruh Indonesia. Melalui agen tersebut, masyarakat dapat melakukan transaksi setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran, hingga pembelian berbagai kebutuhan harian.

Di sisi likuiditas, BSI menyiapkan dana sekitar Rp 45 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat selama periode Lebaran. Puncak transaksi diperkirakan terjadi pada H-7 Idul Fitri.

Baca Juga: GandengTangan Sebut Dinamika Bisnis UMKM Dapat Pengaruhi Kredit Macet Usai Lebaran

Dana tersebut akan disalurkan melalui lebih dari 6.000 ATM dan CRM serta 1.049 outlet kantor cabang BSI di seluruh Indonesia.

BSI juga berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia hingga 15 Maret 2026. Dalam program ini, BSI menyediakan layanan penukaran uang di 178 titik serta layanan terpadu di 41 titik ruang publik.

Seiring meningkatnya aktivitas transaksi digital, BSI juga mengimbau nasabah untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan. Nasabah diminta hanya mengakses informasi melalui kanal resmi perusahaan, termasuk situs resmi, media sosial resmi BSI, maupun layanan WhatsApp resmi BSI.

BSI menilai strategi digital-first yang diintegrasikan dengan jaringan fisik diharapkan dapat menjaga kelancaran transaksi masyarakat selama periode Lebaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News