KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp 16 triliun guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2026. Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna mengatakan, dana tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan transaksi selama Ramadan hingga puncaknya pada periode Lebaran. “Untuk transaksi selama Ramadan sampai
peak di Idul fitri, kami siapkan sekitar Rp 16 triliun di seluruh cabang Indonesia,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Baca Juga: Respons Bank Syariah Indonesia (BSI) Terkait Perpanjangan Dana SAL Rp 200 Triliun Selain layanan penukaran uang di kantor cabang, BSI juga mengantisipasi meningkatnya transaksi tarik tunai melalui jaringan ATM. BSI saat ini memiliki sekitar 6.000 unit ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. Anton memastikan operasional ATM tetap terjaga selama periode libur panjang Lebaran. BSI menyiagakan tim internal serta bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memastikan pengisian uang tunai berjalan lancar. “Kami jaga stabilitas dan operasionalnya tetap berjalan. Insya Allah ada tim yang terus melakukan monitoring agar layanan tetap optimal selama musim libur,” katanya. Adapun pecahan uang yang tersedia di ATM BSI umumnya Rp 50.000 dan Rp 100.000. Namun, tidak menutup kemungkinan di lokasi tertentu akan disediakan pecahan Rp 20.000 sesuai kebutuhan masyarakat.
Asal tahu saja, pada tahun lalu BSI menyediakan uang tunai senilai Rp 42,88 triliun guna memenuhi kebutuhan transaksi nasabah jelang Idul Fitri, nilai tersebut meningkat 14% dari uang tunai yang disediakan pada 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News