BSN Tetapkan 523 SNI Baru di 2022, Salah Satunya Minyak Makan Merah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Standarisasi Nasional (BSN) telah menetapkan 523 Standar Nasional Indonesia (SNI) baru sepanjang tahun 2022. Jumlah tersebut termasuk dari total SNI saat ini yang sebesar 12.167. 

Kepala BSN Kukuh S. Achmad menyampaikan, SNI yang ditetapkan tersebut di antaranya tentang SNI Minyak Makan Merah. Menurutnya, atas dasar dukungan Komite Teknis (Komtek) 67-04 Makanan serta Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), BSN telah menyelesaikan penyusunan SNI Minyak Makan Merah melalui program fast track.

“Hal ini dalam rangka melaksanakan arahan Presiden Republik Indonesia untuk program afirmasi minyak makan merah yang berbahan dasar minyak sawit mentah,” papar Kukuh dalam konferensi pers refleksi BSN 2022 dan outlook tahun 2023, Selasa (10/1).


Baca Juga: Hilirisasi Industri Baja Meningkat, Industri Logam Tumbuh Pesat

Selain SNI Minyak Makan Merah, BSN juga terus mengembangkan SNI terkait dengan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah pencapaian zero carbon pada tahun 2060.

Beberapa SNI terkait diantaranya SNI tentang sepeda motor berpenggerak listrik dan moped, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU), serta baterai listrik, dengan total 41 SNI.

Kemudian, terdapat juga SNI terkait penanggulangan bencana, SNI CHSE (kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan), serta SNI kota cerdas sebanyak 4 SNI.

Lebih lanjut, dalam mengoperasikan sistem akreditasi yang berorientasi kepada kompetensi, konsistensi, dan imparsialitas, hingga 2022 lalu  BSN melalui KAN telahmengoperasikan 35 skema akreditasi dan 15 skema diantaranya telah mendapat pengakuan internasional.

BSN juga terus melaksanakan kegiatan sosialisasi, edukasi, serta promosi standar dan penilaian kesesuaian terhadap 16.102 orang. Tak hanya promosi, BSN juga melakukan pembinaan terhadap UMKM dan sejumlah 239 UMKM berhasil mendapatkan sertifikat SNI yang kemudian menjadi role model penerapan SNI.

Baca Juga: Dorong UMKM Naik Kelas, Ditjen PKTN Tekankan Pentingnya Standardisasi dan Sertifikasi

Terakhir, melalui pengelolaan SNSU, tahun 2022 BSN telah melakukan pelayanan kalibrasi dan menerbitkan 1.863 sertifikat kalibrasi. Hingga tahun 2022 SNSU BSN mendapatkan 146 pengakuan internasional atas kemampuan pengukuran dan kalibrasi.

Kukuh mengatakan, kinerja BSN tentunya perlu didukung ketersediaan infrastruktur dan SDM yang berkualitas. 

“Oleh sebab itu, BSN tak lupa memberikan perhatian pada pengembangan SDM standardisasi dan penilaian kesesuaian, dengan memberikan pelatihan standardisasi dan penilaian kesesuaian melalui e-learning dan mengeluarkan 27.937 sertifikat,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi