KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang tahun 2025, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat lebih dari 5,16 miliar anomali trafik atau indikasi aktivitas siber yang memerlukan perhatian lebih. Tingginya ancaman tersebut menunjukkan, kemampuan merespons insiden kini sama pentingnya dengan upaya pencegahan. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi perusahaan keamanan siber. Salah satunya, PT Itsec Asia Tbk (CYBR) yang memperluas bisnis sekaligus memperkuat kesiapan organisasi menghadapi ancaman siber. Presiden Direktur Itsec Asia, Patrick Rudolf Dannacher mengatakan, industri keamanan siber kini menjadi sektor yang semakin strategis bagi keberlanjutan bisnis maupun ketahanan nasional.
BSSN Sebut, Terjadi 5,16 Miliar Anomali Siber, CYBR Soroti Pentingnya Respons Krisis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang tahun 2025, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat lebih dari 5,16 miliar anomali trafik atau indikasi aktivitas siber yang memerlukan perhatian lebih. Tingginya ancaman tersebut menunjukkan, kemampuan merespons insiden kini sama pentingnya dengan upaya pencegahan. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi perusahaan keamanan siber. Salah satunya, PT Itsec Asia Tbk (CYBR) yang memperluas bisnis sekaligus memperkuat kesiapan organisasi menghadapi ancaman siber. Presiden Direktur Itsec Asia, Patrick Rudolf Dannacher mengatakan, industri keamanan siber kini menjadi sektor yang semakin strategis bagi keberlanjutan bisnis maupun ketahanan nasional.