KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terus memperkuat kualitas kredit di tengah masih tingginya permintaan terhadap sektor perumahan. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL). Hingga Juni 2026, NPL properti BTN tercatat sebesar 3,5%, membaik dari posisi 3,7% pada tahun sebelumnya. Meski demikian, level tersebut masih lebih tinggi dibandingkan NPL properti industri perbankan yang berada di 3,32% pada Juli 2026, dan turun dari 3,26% pada Juli 2025. Corporate Secretary BTN Ramon Armando menyebut pihaknya masih melihat permintaan terhadap sektor perumahan relatif tinggi. Namun, pertumbuhan kredit bakal tetap dilakukan secara prudent dan terukur dengan mempertimbangkan kualitas aset.
BTN Berupaya Turunkan Kredit Bermasalah di Sektor Properti, Begini Strateginya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terus memperkuat kualitas kredit di tengah masih tingginya permintaan terhadap sektor perumahan. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL). Hingga Juni 2026, NPL properti BTN tercatat sebesar 3,5%, membaik dari posisi 3,7% pada tahun sebelumnya. Meski demikian, level tersebut masih lebih tinggi dibandingkan NPL properti industri perbankan yang berada di 3,32% pada Juli 2026, dan turun dari 3,26% pada Juli 2025. Corporate Secretary BTN Ramon Armando menyebut pihaknya masih melihat permintaan terhadap sektor perumahan relatif tinggi. Namun, pertumbuhan kredit bakal tetap dilakukan secara prudent dan terukur dengan mempertimbangkan kualitas aset.