BTN Mulai Realisasikan Akuisisi Kredit SMBC, Gelontorkan Dana Rp 12 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengumumkan rampungnya transaksi akuisisi portofolio kredit dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) sebesar Rp 12,39 triliun.

Untuk transaksi kali ini, BTN menggelontorkan dana sebesar Rp 12,58 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/7/2026), BTN melaporkan bahwa transaksi ini berupa Perjanjian Pengalihan Portofolio Bersyarat (Conditional Portfolio Transfer Agreement) yang telah rampung pada 29 Juni 2026 lalu.


Baca Juga: Kredit Konstruksi Bank Tabungan Negara (BBTN) Turun pada Kuartal I-2026

Mengingatkan saja, kedua bank ini memang sudah menandatangani pengalihan total Rp 19,93 triliun aset portofolio kredit pada Mei lalu melalui dua perjanjian, yakni CPTA dan Conditional Loan Asset Transfer Agreement (CLATA).

Total dana Rp 12,58 triliun yang digelontorkan BTN untuk CPTA ini setara dengan 34,7% dari ekuitas BTN per 31 Desember 2025, sehingga memenuhi kriteria nilai transaksi material sesuai POJK 17/2020.

 
BBTN Chart by TradingView

Untuk diketahui, nilai pasar Aset Portofolio Kredit Pensiunan SMBCI ini dilaporkan sebesar Rp 12.98 triliun.

Dilaporkan aset portofolio kredit SMBC yang dicaplok BTN dalam perjanjian ini mencakup seluruh kredit TASPEN dengan kategori kolektibilitas 1 dan 2 senilai Rp 12,39 triliun dengan tenor 6 sampai 183 bulan dan kisaran tingkat suku bunga di 4,3% - 25,6%. Portofolio ini berstatus lancar. 

Baca Juga: Bank Tabungan Negara (BTN) Targetkan 100 Digital Store pada Tahun 2027

Secara rinci, aset portofolio kredit tersebut mencakup Kredit Pensiun (Kredit Pensiun Sejahtera), Kredit Pra- Pensiun, dan Kredit Karyawan Aktif untuk para Karyawan dari Badan Usaha Milik Negara dan/atau institusi pemerintah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News