KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (
BBTN) resmi melakukan rebranding produk tabungan yang dikelola bersama PT Pos Indonesia (Persero) dari e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos. Langkah ini sekaligus menargetkan penghimpunan dana murah (CASA) hingga Rp 5 triliun dalam satu tahun ke depan. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyebut, rebranding ini sebagai strategi memperkuat pendanaan ritel sekaligus memperluas inklusi keuangan, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan segmen generasi muda.
Baca Juga: OJK Catat Klaim Asuransi Komersial Rp 197,33 Triliun per November 2025 “Target kita jelas, menuju angka Rp 5 triliun. Produk ini akan kita dorong secara agresif karena hampir di setiap kecamatan ada kantor pos dengan lokasi yang sangat strategis,” ujar Nixon, dikutip Minggu (11/1/2026). Melalui Tabungan BTN Pos, nasabah dapat melakukan transaksi di kantor pos menggunakan fitur cardless pada aplikasi Bale by BTN. Nasabah tidak lagi memerlukan buku tabungan untuk setor maupun tarik tunai, cukup menggunakan kode token dari aplikasi. Nixon menambahkan, sinergi dengan Pos Indonesia memungkinkan BTN menjangkau masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan konvensional. Saat ini, jaringan Pos Indonesia didukung hampir 3.000 outlet yang tersebar hingga pelosok Indonesia. “Hampir semua masyarakat sudah memiliki smartphone. Ini menjadi peluang untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih inklusif dan mudah diakses,” kata Nixon.
Baca Juga: Era Digital Ubah Strategi Perbankan, Penataan Kantor Cabang Makin Agresif Hingga kini, BTN mencatat lebih dari 500.000 nasabah e’Batarapos. Dengan rebranding dan optimalisasi jaringan Pos Indonesia, BTN menilai potensi penghimpunan dana masyarakat masih sangat besar. Selain perubahan nama, BTN dan Pos Indonesia juga memperkenalkan logo baru, desain buku tabungan, dan kartu debit Tabungan BTN Pos, yang mencerminkan transformasi digital dan kolaborasi setara kedua BUMN. Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Haris, menambahkan, kerja sama BTN dan Pos Indonesia telah berlangsung sejak awal 1950-an dan terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. “Kerja sama ini sudah berjalan sekitar 76 tahun, dari Tabanas, Batara, hingga kini menjadi Tabungan BTN Pos. Semangat pelayanannya tetap sama,” ujar Haris. Dalam kesempatan yang sama, BTN dan Pos Indonesia juga meluncurkan layanan cash in dan cash out, memungkinkan nasabah melakukan setor dan tarik tunai langsung di kantor pos.
Baca Juga: PPN DTP 100% untuk Rumah Tapak Buka Peluang Peningkatan Kinerja Asuransi Properti Untuk memperkenalkan produk ini, BTN dan Pos Indonesia menggelar BTN x PosIND Festival 2026 di Kantor Pos Jakarta Lapangan Banteng dan Graha Pos Bandung pada 5–9 Januari 2026.
BTN juga menawarkan berbagai promo pembukaan rekening, termasuk Bale Poin hingga Rp 350.000 dan beragam diskon merchant.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News