KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bersiasat menghadapi tantangan likuiditas di pasar dengan membatasi laju pertumbuhan kredit. Ini dilakukan untuk mempertahankan kualitas kredit tetap di level yang prima. Hingga Juni 2025, penyaluran kredit BTN berhasil tumbuh 11,2% menjadi Rp 418,11 triliun. Namun, Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu menyebut pihaknya bakal relatif mengerem pertumbuhan kredit agar tetap di dalam target 8%–10% yang dipatok bank hingga akhir tahun. Sebabnya adalah suku bunga tinggi, yang membuat persaingan dana kian ketat. “Kami belum melihat adanya tanda-tanda suku bunga akan termoderasi atau turun. SRBI itu saja sudah lebih dari seribu triliun, sehingga likuiditas di pasar memang sangat ketat,” jelas Nixon dalam paparan kinerja, Kamis (13/7/2026).
BTN Rem Pertumbuhan Kredit Antisipasi Ketatnya Likuiditas, Target Dipatok Naik 10%
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bersiasat menghadapi tantangan likuiditas di pasar dengan membatasi laju pertumbuhan kredit. Ini dilakukan untuk mempertahankan kualitas kredit tetap di level yang prima. Hingga Juni 2025, penyaluran kredit BTN berhasil tumbuh 11,2% menjadi Rp 418,11 triliun. Namun, Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu menyebut pihaknya bakal relatif mengerem pertumbuhan kredit agar tetap di dalam target 8%–10% yang dipatok bank hingga akhir tahun. Sebabnya adalah suku bunga tinggi, yang membuat persaingan dana kian ketat. “Kami belum melihat adanya tanda-tanda suku bunga akan termoderasi atau turun. SRBI itu saja sudah lebih dari seribu triliun, sehingga likuiditas di pasar memang sangat ketat,” jelas Nixon dalam paparan kinerja, Kamis (13/7/2026).
TAG: