BTN Targetkan Dana Nasabah Kaya Tumbuh di Atas 20% hingga Akhir 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat bisnis wealth management guna menarik lebih banyak nasabah kaya (affluent). Saat ini, dana kelolaan dari segmen nasabah kaya berkontribusi lebih dari 40% terhadap total dana nasabah BTN

Head of Retail Funding Division BTN Frengky Rosadrian mengatakan, strategi BTN tidak hanya berfokus pada penghimpunan dana, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah melalui layanan yang lebih personal.

Menurutnya, perseroan memperkuat layanan BTN Prioritas dan BTN Private, mulai dari penyediaan layanan transaksi, pendampingan Relationship Manager, penyempurnaan produk wealth management, hingga menghadirkan pengalaman layanan premium di seluruh titik kontak dengan nasabah.


Baca Juga: Mulai Rabu (1/7), BCA Sesuaikan Ketentuan Transaksi Valas Ikuti Aturan BI

"Kami tidak ingin sekadar menghimpun dana, tetapi membangun hubungan jangka panjang. Bagi kami, kepercayaan nasabah kelas atas dimenangkan melalui kualitas hubungan, bukan semata insentif sesaat," ujar Frengky kepada Kontan, Rabu (1/7/2026).

Selain itu, BTN juga mengandalkan kekuatan ekosistem bisnis properti sebagai diferensiasi dibandingkan bank lain dalam menggaet nasabah affluent.

"Kami memanfaatkan ekosistem BTN, khususnya kekuatan kami di sektor properti, sebagai pintu masuk yang membedakan kami dari pemain lain," katanya.

Frengky mengungkapkan, tren penghimpunan dana dari nasabah kaya masih menunjukkan pertumbuhan yang positif. Meski belum merinci nominal simpanan maupun jumlah nasabah, ia menilai momentum pertumbuhan tersebut mencerminkan strategi perseroan berada di jalur yang tepat.

"Saat ini trennya terus bertumbuh secara positif. Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa arah strategi kami berjalan pada jalur yang tepat," ujarnya.

Baca Juga: Rasio Klaim Asuransi Kredit Tembus 102%, Industri Mulai Waspada

Perseroan juga membidik pertumbuhan dana dari segmen tersebut lebih dari 20% hingga akhir 2026.

"Porsi ini cukup signifikan dan menunjukkan bahwa segmen ini menjadi salah satu pilar penting dalam struktur pendanaan BTN, sekaligus ruang yang masih sangat terbuka untuk kami tumbuhkan lebih jauh," kata Frengky.

Hingga akhir tahun, BTN optimistis pertumbuhan dana dari segmen affluent tetap terjaga dengan target meningkat lebih dari 20%.

Menurut Frengky, optimisme tersebut ditopang oleh fundamental perseroan yang solid, pipeline nasabah baru yang terus terjaga, serta loyalitas nasabah eksisting.

"Kami fokus pada pertumbuhan berkualitas yang berkelanjutan dengan tetap menjaga komitmen menjadikan BTN sebagai rumah yang nyaman bagi nasabah dalam mengelola dan menumbuhkan kekayaannya," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News