JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memprediksi kinerja Net Interest Margin (NIM) alias marjin bunga bersih masih akan terjaga di kisaran 4,5% hingga 5%. Akhir tahun lalu, NIM BTN di level 4,7%. Untuk mencapai target tersebut, BTN menyiapkan sejumlah strategi. Antara lain, menurukan biaya dana alias cost of fund yang akan di transmisikan dengan penurunan suku bunga kredit. Selain juga menekan NPL, dan meningkatkan fee based income. Direktur BTN Iman Nugrogo Soeko mengatakan, dengan adanya penurunan suku bunga deposito dan kredit, pihaknya masih optimis bisa menjaga NIM pada tahun ini. “Jadi kami harapkan NIM ini tidak terlalu banyak bergerak dari target. Artinya naik turunya tidak seginifikan,” ujarnya, Selasa (12/4).
BTN targetkan NIM terjaga di level 4,5%-5%
JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memprediksi kinerja Net Interest Margin (NIM) alias marjin bunga bersih masih akan terjaga di kisaran 4,5% hingga 5%. Akhir tahun lalu, NIM BTN di level 4,7%. Untuk mencapai target tersebut, BTN menyiapkan sejumlah strategi. Antara lain, menurukan biaya dana alias cost of fund yang akan di transmisikan dengan penurunan suku bunga kredit. Selain juga menekan NPL, dan meningkatkan fee based income. Direktur BTN Iman Nugrogo Soeko mengatakan, dengan adanya penurunan suku bunga deposito dan kredit, pihaknya masih optimis bisa menjaga NIM pada tahun ini. “Jadi kami harapkan NIM ini tidak terlalu banyak bergerak dari target. Artinya naik turunya tidak seginifikan,” ujarnya, Selasa (12/4).