KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menggenjot simpanan valas. Lewat program simpanan valas, bank spesialis kredit properti ini menargetkan bisa mengumpulkan dana sebesar US$ 5 juta atau Rp 73,1 miliar (kurs US$ 1=Rp 14.618). Budi Satria, Direktur Konsumer BTN mengatakan, sekarang BTN masih dalam proses untuk mengembangkan produk deposito dan tabungan valas. "Tidak begitu besar, kami targetkan US$ 5 juta untuk tabungan, dengan jumlah nasabah 5000," kata Budi ketika ditemui dalam acara kerjasama dengan PT ASDP Indonesia Ferry, Senin (13/8). Pada awal Juni 2018, BTN meluncurkan tabungan valuta asing (valas) dalam dua mata uang. Peluncuran tabungan valas merupakan langkah BTN untuk menggarap potensi dana asing dan menambah variasi produk.
BTN targetkan US$ 5 juta dari program simpanan valas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menggenjot simpanan valas. Lewat program simpanan valas, bank spesialis kredit properti ini menargetkan bisa mengumpulkan dana sebesar US$ 5 juta atau Rp 73,1 miliar (kurs US$ 1=Rp 14.618). Budi Satria, Direktur Konsumer BTN mengatakan, sekarang BTN masih dalam proses untuk mengembangkan produk deposito dan tabungan valas. "Tidak begitu besar, kami targetkan US$ 5 juta untuk tabungan, dengan jumlah nasabah 5000," kata Budi ketika ditemui dalam acara kerjasama dengan PT ASDP Indonesia Ferry, Senin (13/8). Pada awal Juni 2018, BTN meluncurkan tabungan valuta asing (valas) dalam dua mata uang. Peluncuran tabungan valas merupakan langkah BTN untuk menggarap potensi dana asing dan menambah variasi produk.