BTN tetap fokus salurkan kredit perumahan



JAKARTA. Bank Tabungan Negara (BTN) menegaskan akan tetap fokus di pembiayaan perumahan. Lamngkah ini dilakukan guna mempertahankan market share dalam menyalurkan kredit pembiayaan rumah (KPR).

Sampai saat ini, pembiayaan kredit perumahan mendominasi dengan porsi 89,52%. Porsi pembiayaan kredit perumahan yang disalurkan BTN sepanjang semester I ini sebesar Rp 112,903 triliun. Sementara total kredit yang disalurkan BTN mencapai Rp 126,125 triliun. Sisanya, yang sebesar Rp 13,223 triliun disalurkan untuk pembiayaan kredit non perumahan.

Sebanyak 30,14% dari kredit perumahan itu atau sebesar Rp 38,001 triliun disalurkan untuk rumah subsidi, dan 39,45% atau Rp 49,755 triliun disalurkan untuk rumah non subsidi. Sementara sisanya sebesar Rp 8,712 triliun untuk pembiayaan perumahan dan Rp 16,424 triliun untuk kredit konstruksi.


Berdasarkan data per 30 Maret 2015, Bank BTN memiliki pangsa pasar terbesar untuk pembiayaan perumahan di Indonesia dengan market share 28,4%. Porsi ini mengalahkan bank besar lainnya, seperti BCA, BNI, Mandiri, BRI dan Bank Niaga.

Sementara, pasar rumah bersubsidi yang menjadi program pemerintah dikuasai oleh Bank BTN dengan porsi lebih dari 98%. Maryono, Direktur Utama Bank BTN mengungkapkan, mereka akan mempertahankan posisi yang telah mereka dapatkan dan akan terus berupaya meningkatkan pencapaian tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Havid Vebri