BTN Ungkap Alasan Bunga Kredit Masih Sulit Turun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menilai, penurunan suku bunga kredit secara umum masih sulit dilakukan. Pasalnya, kondisi suku bunga pasar masih tinggi, termasuk kenaikan BI Rate dan SRBI yang turut mempengaruhi biaya pendanaan perbankan.

"Suku bunga teman-teman juga tahu SRBI naik, BI Rate naik di tahun ini. Naiknya bahkan sampai 100 poin lebih," ujar Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu saat konferensi pers Pubex BTN, Kamis (10/9/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut membuat penurunan bunga kredit secara umum menjadi sulit. Untuk KPR, bank masih mengandalkan skema bunga promosi sebagai cara memberikan keringanan bagi calon debitur pada periode awal kredit.


Nixon menjelaskan, bunga promo KPR pada dasarnya membuat bank menunda penerimaan keuntungan pada periode awal kredit. Setelah masa promo berakhir, bunga akan kembali ke skema yang berlaku.

Baca Juga: BTN Belum Naikkan Bunga KPR Meski BI Rate Naik 50 Bps, Ini Alasannya Kata Bos BTN

"Jadi bunga promonya itu kayak kita menunda untung di tiga tahun pertama. Intinya itu sebenarnya permainan bunga promo," katanya.

Menurut Nixon, skema tersebut juga menjadi salah satu alasan adanya penalti apabila nasabah melunasi KPR selama masa bunga promo. Penalti tersebut dimaksudkan untuk mengganti potensi kerugian bank selama periode promo.

Sementara itu, untuk KPR subsidi, ruang perubahan bunga lebih terbatas karena tingkat bunganya ditetapkan pemerintah.

Nixon menyebut bunga KPR FLPP landed berada di level 5%, sedangkan FLPP untuk hunian vertikal (high rise) yang baru berada di 6%.

"Sehingga apapun yang terjadi dengan suku bunga, FLPP itu tidak akan mengalami perubahan bunga. Bahkan saat bunga naik pun dia tidak akan naik," tegasnya.

Dengan kondisi tersebut, Nixon menilai bunga kredit secara umum belum dapat dikatakan mengalami penurunan. Namun, bank tetap dapat memberikan bunga promo untuk membantu meringankan beban calon pembeli rumah pada tahap awal pembiayaan.

Baca Juga: BTN Jaga Cost of Fund di Kisaran 3%, Ini Dampaknya ke Bunga KPR

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: