BTPN Syariah Kantongi Laba Rp 1,01 Triliun hingga Kuartal III-2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) membukukan laba bersih sebesar Rp 1,01 triliun hingga kuartal III-2026 atau tumbuh 7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh upaya bank mendorong efektivitas model bisnis pendampingan.

Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad bilang pencapaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi bank dalam menjaga kualitas pembiayaan, menerapkan pengelolaan risiko yang disiplin, serta memberdayakan nasabah secara berkelanjutan.


"Pertumbuhan laba yang kami raih tidak terlepas dari kualitas pembiayaan yang semakin sehat. Hal ini mencerminkan semakin kuatnya disiplin dan kapasitas nasabah dalam menjalankan usaha, sekaligus menunjukkan efektivitas pendekatan pendampingan yang menjadi bagian dari model bisnis BTPN Syariah," ujar Fachmy dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (25/10/2026).

BTPN Syariah juga membukukan pertumbuhan aset sebesar 8% yoy menjadi Rp 24 triliun. Sementara itu, pembiayaan bank tumbuh 13% yoy menjadi Rp 11 triliun.

Baca Juga: DP 0% Kembali Diperpanjang, Tapi Kredit Kendaraan Bermotor Belum Tentu Bisa Merekah

Kinerja tersebut didukung oleh rasio keuangan yang tetap solid. BTPN Syariah mencatatkan rasio return on assets (RoA) sebesar 7,3%, turun tipis dari posisi 7,6% pada periode yang sama tahun sebelumnya, serta rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 59% atau naik dari posisi 55% pada tahun sebelumnya.

Dalam menjaga kualitas pembiayaan, BTPN Syariah menjalankan model bisnis pendampingan bagi masyarakat inklusi, khususnya perempuan produktif di segmen mass market. Bank juga menghadirkan berbagai program pendampingan dan pengembangan kapasitas melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas akses pembelajaran, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat kapasitas usaha nasabah.

Di sisi pengembangan bisnis, BTPN Syariah memperluas akses pembiayaan individu melalui produk Tepat Imbang serta memperkuat kerja sama pembiayaan dengan lembaga keuangan nonbank.

 
BTPS Chart by TradingView

Bank juga menghadirkan berbagai solusi pendanaan dan investasi syariah untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Salah satunya melalui penawaran instrumen investasi sukuk yang diterbitkan pemerintah, termasuk Sukuk Ritel Seri SR025.

Selain itu, BTPN Syariah menghadirkan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD), produk yang mengintegrasikan manfaat ekonomi dengan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan kualitas pembiayaan yang semakin sehat dan permodalan yang kuat, BTPN Syariah optimistis dapat terus memperkuat ketahanan bisnis serta menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News