BTPN Syariah Perluas Pembiayaan Individual, Bidik Mesin Pertumbuhan Baru



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) terus mengembangkan pembiayaan individual (Individual Financing/IF) untuk memperkuat sumber pertumbuhan bisnis di segmen mass market. Perseroan melihat pembiayaan tersebut memiliki peluang menjadi mesin pertumbuhan baru di luar pembiayaan berbasis kelompok.

Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad mengatakan, pembiayaan individual (IF) menunjukkan perkembangan sejak awal tahun. Hingga kuartal II 2026, outstanding IF mencapai Rp 59,7 miliar, dengan jumlah nasabah sebanyak 4.368 orang dan repayment rate sebesar 97,2%.

BTPN Syariah juga akan terus memperluas cakupan pembiayaan individual tersebut ke 60-70 area hingga akhir tahun.


Baca Juga: OJK Ungkap 38.375 Rekening Terindikasi Judi Online, Bank Diminta Bertindak

"Pembiayaan individual ini kalau dilihat pertumbuhannya dari awal tahun yang sangat kecil sekarang sudah sampai sekitar Rp 59 miliar dan pertumbuhan ini akan menjadi another business engine," ujar Fachmy dalam Public Expose, Senin (7/9/2026).

Pembiayaan individual BTPN Syariah menyasar nasabah di segmen Tier 2 dan Tier 3. Dalam menjalankan bisnis ini, perseroan menggunakan model TUR graduate selection untuk nasabah existing to bank (ETB).

Sementara itu, untuk nasabah new to bank (NTB), BTPN Syariah menerapkan model bisnis soft collateral.

"Jadi pada saat kondisi nasabah bermasalah, bank masih memiliki tanda kutip soft collateral untuk meminta pengembalian atas pembiayaan tersebut," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News