BTS Comeback: Pendapatan Tur 2026-2027 Diproyeksi Tembus Rp 30,7 Triliun



KONTAN.CO.ID - SEOUL. Boygroup Korea Selatan, BTS, akan memulai rangkaian comeback mulai hari ini (21/3/2026). Rencananya BTS akan menggelar konser berdurasi 1 jam di Lapangan Gwanghwamun yang bersejarah di ibu kota Seoul, menandai perilisan album baru pertama BTS dalam lebih dari tiga tahun, dan dimulainya tur global pada bulan April 2026. 

Tur dunia BTS akan berlangsung hingga tahun 2027 dan akan menjadi tur Kpop global terbesar sepanjang masa serta yang terbesar dalam karier BTS hingga saat ini, mencakup 34 wilayah dan 82 pertunjukan — hingga minggu ini menurut situs web tur tersebut.

Para analis memproyeksikan, pendapatan besar untuk kembalinya BTS ke panggung global, dengan beberapa perkiraan menunjukkan total pendapatan tur mencapai 2,7 triliun won atau setara US$ 1,81 miliar. Jumlah tersebuut setara Rp 30,7 triliun.


Jumlah tersebut berpotensi mendekati, atau melampaui, tur-tur terlaris sebelumnya seperti Eras Tour milik Taylor Swift dan Music of the Spheres World Tour milik Coldplay.

Baca Juga: Pusat Kota Seoul Ditutup untuk Konser Comeback BTS

Para analis yang berbasis di Seoul juga memperkirakan bahwa tur BTS ini dapat menghasilkan total pendapatan tiket setidaknya 1,5 triliun won dan total kehadiran antara 5 hingga 6 juta penggemar di seluruh tur. 

Pada hari Jumat (20/3/2026), Menteri Keuangan Korea Selatan mengatakan di X bahwa dampak ekonomi langsung dari konser comeback hari Sabtu saja mencapai "triliunan won".

"Jumlah pertunjukan dapat mencapai 100 jika tanggal yang akan ditambahkan tahun depan disertakan," kata Hwang Ji-won, analis di iM Securities. 

"Dengan asumsi hanya 50.000 penonton per pertunjukan, itu berarti 5 juta penonton - dan 'jumlah penonton sebenarnya bisa lebih tinggi mengingat panggung 360 derajat'."

Panggung tengah 360 derajat berarti penonton sepenuhnya mengelilingi grup saat mereka tampil. Analis mengatakan tata panggung seperti itu berarti tidak ada pandangan yang terhalang dan juga meningkatkan kapasitas penonton, sehingga meningkatkan penjualan.

Hwang menambahkan, sekitar setengah dari pertunjukan diperkirakan akan diadakan di Amerika Utara dan Eropa di mana harga tiket umumnya lebih tinggi.

Baca Juga: Melunak, Iran Dilaporkan Mengizinkan Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

Kim Yu-hyuk dari IBK Investment & Securities memperkirakan, total pendapatan tur sebesar 2,7 triliun won dan laba operasional sebesar 487 miliar won termasuk penjualan merchandise, yang diharapkan menjadi pendorong pendapatan tambahan yang besar.

Perkiraan pengeluaran untuk merchandise berkisar antara 100.000 won hingga 140.000 won per penggemar. Sementara, harga light stick "ARMY Bomb" baru yang digunakan penonton untuk menyemangati BTS di konser telah melonjak di situs barang bekas.