KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Budi Gadai Indonesia asal Sumatera Utara (Sumut) optimistis akan terjadi peningkatan transaksi gadai menjelang momen Lebaran tahun ini. Direktur PT Budi Gadai Indonesia Budiarto Sembiring mengatakan optimisme itu seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momen tersebut. "Namun, untuk saat ini, kami belum melihat adanya lonjakan transaksi baru terkait gadai yang signifikan," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (20/3). Budiarto menambahkan justru saat ini pihaknya mengamati banyak nasabah yang memilih untuk memperpanjang masa gadai. Dia bilang hal itu menunjukkan bahwa nasabah merasa barang jaminannya masih memiliki nilai yang penting untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Baca Juga: Bisnis Gadai Meningkat, PT Budi Gadai Indonesia Bukukan Transaksi Rp 39,4 Miliar "Sekaligus mencerminkan tingkat kepercayaan dan loyalitas mereka kepada layanan kami," ujarnya. Lebih lanjut, Budiarto menerangkan biasanya ada sejumlah barang yang sering digadaikan masyarakat menjelang Lebaran. Selain emas, dia menjelaskan barang elektronik, seperti handphone dan laptop, juga cukup banyak digadai menjelang Lebaran. Budiarto menyampaikan biasanya masyarakat melakukan gadai menjelang Lebaran untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat, seperti membeli pakaian baru, biaya perjalanan, atau kebutuhan lainnya, yang terkait dengan perayaan Lebaran. Terkait dengan bunga yang dikenakan pada momen Lebaran, Budiarto mengatakan Budi Gadai Indonesia tetap mempertahankan bunga yang sama seperti bulan biasa. Baca Juga: Budi Gadai Indonesia Targetkan Perolehan Laba Rp 4,8 Miliar pada 2025 Sementara itu, Budi Gadai Indonesia tercatat membukukan total nilai transaksi gadai sebesar Rp 39,4 miliar per Februari 2025. Nilai itu meningkat 24% atau sebesar Rp 7,6 miliar, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.