Bukaka Teknik Utama (BUKK) Cetak Pendapatan Rp 2,26 Triliun per Semester I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) membukukan lonjakan pendapatan pada semester I-2026.

Mengutip laporan keuangan pada Selasa (28/7/2026), pendapatan BUKK dari kontrak konstruksi dan non-konstruksi meningkat 96,52% menjadi Rp 2,26 triliun pada semester I-2026, dibandingkan Rp 1,15 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Raihan pendapatan tersebut terutama berasal dari segmen keuangan sebesar Rp 1,25 triliun, disusul energi dan tambang Rp 347,38 miliar, infrastruktur dan forging Rp 316,20 miliar, transportasi Rp 176,28 miliar, penjualan listrik PLTA, PLTM, dan produk nikel Rp 112,43 miliar, serta jasa operasi Rp 56,09 miliar.


Di sisi lain, beban kontrak konstruksi dan non-konstruksi turun 21,74% menjadi Rp 670,15 miliar, dari Rp 856,26 miliar pada semester I-2025.

Baca Juga: Laba Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Merosot 54,31% pada Semester I-2026

Penurunan beban tersebut mendorong laba kotor BUKK melonjak 429,08% menjadi Rp 1,59 triliun, dibandingkan Rp 300,56 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, beban penjualan meningkat 22,57% menjadi Rp 16,78 miliar, dari Rp 13,69 miliar. Beban umum dan administrasi juga naik 69,52% menjadi Rp 180,13 miliar, dibandingkan Rp 106,26 miliar pada semester I-2025.

Alhasil, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 38,52% menjadi Rp 221,24 miliar pada semester I-2026, dibandingkan Rp 359,88 miliar pada semester I-2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News