Bukalapak mengaet hati pelaku UMKM



JAKARTA. Persaingan dunia e-commerce semakin sengit membuat para pelaku harus pandai mengusung strategi agar tetap memenangi pasar Indonesia. Termasuk Bukalapak yang baru-baru ini sedang gencar menjaring para penjual lewat program Komunitas Bukalapak.

Komunitas ini menjadi agen Bukalapak di beberapa daerah yang akan mengajak para pelaku usaha kecil (UKM) di daerah agar mau berdagang secara online lewat platformnya. “Saat ini kita baru menjaring 20 orang dari beberapa daerah sedang proses training juga,” kata Achamd Zaky (12/4).

Dengan adanya program ini, Achmad Zaky bilang, Bukalapak menargetkan pertumbuhan pedagang paling sedikit 100.000 akun. Asal tahu saja, saat ini sudah ada 800.000 orang yang membuka akun di Bukalapak, padahal di tahun sebelumnya baru 500.000.


Di komunitas ini, selain menjaring lebih banyak pedagang, Bukalapak juga memberikan keterampilan kepada para anggota. Misalnya, Anggoro Hoediyanto, pemilik usaha Abon Ikan Janger.

Sejak bergabung dengan komunitas, lelaki yang berlatar belakang IT ini jadi lebih punya keterampilan marketing. “Omzet saya sekitar Rp 3 juta sampai Rp 5 juta sebulan, dan dengan gabung di komunitas jadi naik 50%,” katanya.

Ke depan, Bukalapak akan menjaring lebih banyak pedagang mejadi anggota komunitas. Sebab, kata Achmad Zaky, Bukalapak masih didominasi wilayah Jabodetabek, padahal potensi UKM luar Jawa cukup besar. Lewat mekanisme kerjasama seperti ini, Bukalapak berharap para pedagang betah menggunakan platformnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News