KONTAN.CO.ID - Meta tengah membangun asisten kecerdasan buatan (AI) yang sangat dipersonalisasi untuk membantu menjalankan berbagai tugas sehari-hari bagi miliaran penggunanya, demikian dilaporkan Financial Times pada Selasa (5/5/2026). Langkah ini muncul ketika perusahaan menghadapi sorotan investor terkait lonjakan belanja Meta untuk pengembangan AI. Mengutip Reuters, perusahaan media sosial tersebut dikabarkan sedang mengembangkan berbagai perangkat agentic, termasuk asisten digital canggih yang ditenagai model AI terbaru Meta bernama Muse Spark, menurut laporan FT yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui rencana tersebut.
| Poin Utama | Detail |
|---|---|
| Perusahaan | Meta (Facebook & Instagram) |
| Produk yang dikembangkan | Asisten AI “agentic” yang sangat personal |
| Fungsi utama | Menjalankan tugas sehari-hari pengguna secara otomatis |
| Teknologi utama | Model AI baru Meta: Muse Spark |
| Status proyek | Masih diuji internal oleh staf Meta |
| Target produk | Mirip “OpenClaw” (produk milik OpenAI) |
| Keunggulan OpenClaw (acuan) | Bisa menghubungkan hardware/software & belajar dari data dengan minim intervensi manusia |
| Konteks bisnis | Meta menghadapi sorotan investor karena belanja AI meningkat |
| Sinyal belanja AI | Meta menaikkan proyeksi belanja modal tahunan |
| Risiko tambahan | Potensi tekanan bisnis akibat “backlash” anak muda terhadap media sosial |