JAKARTA. Nasib proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sokoria di Ende, Nusa Tenggara Timur tidak jelas. Pemilik proyek tersebut yakni PT Bakrie Power dan Perusahaan Australia, Xped Ltd hingga kini belum juga membangun PLTP Sokaria yang sudah dimenangkannya sejak 2009 lalu, dan ditargetkan bisa beroperasi 2020 mendatang. Total kapasitas listrik di sana mencapai 30 Megawatt (MW). Malahan, menurut pemberitaan di renewables.seenews.com pada 2 Agustus 2016 menyebutkan bahwa Bakrie menjual 50% sahamnya di PT Sokaria Geothermal Indonesia ke KS Orka Renewables Pte Ltd. Adapun Xped Ltd yang juga memiliki 45% saham di Sokaria Geothermal juga menjualnya kepada KS Orka Renewables Pte Ltd. Total penjualan dari 95% saham itu sebesar US$ 947.368 atau setara dengan Rp 1,24 triliun (kurs tengah BI Rp 13.114).
Bukan jual, Bakrie pilih kerjasama di Sokoria
JAKARTA. Nasib proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sokoria di Ende, Nusa Tenggara Timur tidak jelas. Pemilik proyek tersebut yakni PT Bakrie Power dan Perusahaan Australia, Xped Ltd hingga kini belum juga membangun PLTP Sokaria yang sudah dimenangkannya sejak 2009 lalu, dan ditargetkan bisa beroperasi 2020 mendatang. Total kapasitas listrik di sana mencapai 30 Megawatt (MW). Malahan, menurut pemberitaan di renewables.seenews.com pada 2 Agustus 2016 menyebutkan bahwa Bakrie menjual 50% sahamnya di PT Sokaria Geothermal Indonesia ke KS Orka Renewables Pte Ltd. Adapun Xped Ltd yang juga memiliki 45% saham di Sokaria Geothermal juga menjualnya kepada KS Orka Renewables Pte Ltd. Total penjualan dari 95% saham itu sebesar US$ 947.368 atau setara dengan Rp 1,24 triliun (kurs tengah BI Rp 13.114).