KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan teknologi smartphone memunculkan pertanyaan: di tengah fitur yang semakin kompleks dan harga yang meningkat, apakah setiap inovasi benar-benar relevan dengan kebutuhan sehari-hari? Pertanyaan ini semakin penting pada tahun 2026, ketika kebutuhan komputasi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) mendorong permintaan pusat data terhadap DRAM, memori untuk menjalankan aplikasi dan memproses data secara cepat, serta NAND memori untuk menyimpan foto, video, aplikasi dan dokumen. Kondisi ini menekan pasokan komponen untuk perangkat konsumen dan ikut meningkatkan biaya produksi smartphone. Akibatnya, kenaikan harga perangkat tidak selalu diikuti peningkatan spesifikasi yang setara.
Bukan Lagi Adu Spesifikasi, Ini Arah Baru Industri Smartphone
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan teknologi smartphone memunculkan pertanyaan: di tengah fitur yang semakin kompleks dan harga yang meningkat, apakah setiap inovasi benar-benar relevan dengan kebutuhan sehari-hari? Pertanyaan ini semakin penting pada tahun 2026, ketika kebutuhan komputasi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) mendorong permintaan pusat data terhadap DRAM, memori untuk menjalankan aplikasi dan memproses data secara cepat, serta NAND memori untuk menyimpan foto, video, aplikasi dan dokumen. Kondisi ini menekan pasokan komponen untuk perangkat konsumen dan ikut meningkatkan biaya produksi smartphone. Akibatnya, kenaikan harga perangkat tidak selalu diikuti peningkatan spesifikasi yang setara.
TAG: