KONTAN.CO.ID - Budidaya ikan kini menjadi aktivitas sehari-hari Putra Zaman, warga Desa Tanjung Agung, Muara Enim. Bersama 10 kawannya sesama warga Desa Tanjung Agung, Putra menjalankan usaha budidaya perikanan. Ada ikan patin, gurami, lele, nila, hingga gabus. Sebelum menekuni budidaya perikanan, Putra dan kawan-kawannya bekerja di pertambangan tanpa izin (PETI). Namun mereka banting setir mencari pekerjaan baru karena menyadari risiko bekerja di PETI. "Kita mantan pekerja PETI semua. PETI itu kan dari segi hukum melanggar. Kerjanya juga tidak memenuhi standar, tidak dilengkapi dengan alat-alat yang menunjang keselamatan kerja. Merusak alam juga. Jadi kita ingin ada lapangan pekerjaan baru," tutur Putra.
Bukit Asam (PTBA) Mendorong Transformasi Desa Lewat Usaha Budidaya Perikanan
KONTAN.CO.ID - Budidaya ikan kini menjadi aktivitas sehari-hari Putra Zaman, warga Desa Tanjung Agung, Muara Enim. Bersama 10 kawannya sesama warga Desa Tanjung Agung, Putra menjalankan usaha budidaya perikanan. Ada ikan patin, gurami, lele, nila, hingga gabus. Sebelum menekuni budidaya perikanan, Putra dan kawan-kawannya bekerja di pertambangan tanpa izin (PETI). Namun mereka banting setir mencari pekerjaan baru karena menyadari risiko bekerja di PETI. "Kita mantan pekerja PETI semua. PETI itu kan dari segi hukum melanggar. Kerjanya juga tidak memenuhi standar, tidak dilengkapi dengan alat-alat yang menunjang keselamatan kerja. Merusak alam juga. Jadi kita ingin ada lapangan pekerjaan baru," tutur Putra.