Bulan Maret jadi Waktu Terbaik Kemunculan Aruroa, inilah Penjelasannya



KONTAN.CO.ID - Bulan Maret 2026 jadi bulan yang baik untuk mengamati Aurora, mengapa?

Melansir laman Time and Date, posisi sumbu Bumi yang relatif terhadap Matahari pada saat ekuinoks memunculkan beberapa faktor menarik yang memengaruhi frekuensi dan kecerahan aurora.

Efek ini tidak terbatas pada ekuinoks itu sendiri, tetapi berlanjut selama beberapa minggu sebelum dan sesudahnya.


Baca Juga: Fenomena Astronomi Pekan ini (16-22 Maret 2026): Ekuinoks Maret & Penjelasannya

Apa itu aurora?

Mengutip laman Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), aurora merupakan fenomena alam yang menghasilkan pancaran cahaya yang menyala-nyala dan menari-nari di langit malam pada lapisan ionosfer.

Hal ini disebabkan adanya interaksi antara partikel di atmosfer Bumi dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari.

Partikel surya tersebut menembus masuk setelah dibelokkan oleh medan magnet Bumi.

Baca Juga: El Nino dan La Nina, Inilah Penjelasan yang Harus Anda Ketahui

Berkaitan dengan kemuncula aurora di bulan Maret, Time and Date menjelaskan bahwa para ilmuwan berpendapat terkait peningkatan penampakan aurora borealis dan aurora australis terutama disebabkan oleh dua faktor, yaitu:

  • Efek Russell-McPherron, ketika medan magnet Matahari Bumi lebih cenderung sejajar sedemikian rupa sehingga memungkinkan keduanya terhubung.
  • Efek ekuinoks, ketika kutub magnet Bumi miring tegak lurus terhadap aliran angin Matahari, sehingga secara efektif menghadirkan target yang lebih besar bagi partikel bermuatan yang mengalir menuju planet kita.
Kedua efek ini mempermudah partikel bermuatan dan energi dari angin Matahari untuk memasuki lapisan magnetosfer Bumi, lapisan perisai tak terlihat di planet kita.

Hal itu menciptakan aurora yang lebih sering dan terkadang lebih terang.

Tonton: BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik Gratis 2026! Ini Rute dan Fasilitasnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: