JAKARTA. Memasuki Ramadan, pebisnis restoran pesimistis omzet penjualan bisa menyamai bulan biasa. Perekonomian yang tengah lesu membuat banyak orang terpaksa mengurangi anggaran untuk makan di restoran. Direktur Eksekutif Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cyprianus Aoer memprediksikan, omzet restoran bisa turun sekitar 10% selama puasa. "Tren setiap tahun memang begitu karena restoran hanya ramai saat berbuka puasa," ujarnya kepada KONTAN, Rabu (17/6). Tapi, lanjut Cyprianus, tahun ini lebih parah karena banyak orang yang mengencangkan ikat pinggang. "Hanya restoran besar yang sudah punya jaringan yang omzetnya tetap stabil," ujarnya.
Bulan puasa, omzet bisnis resto lemas
JAKARTA. Memasuki Ramadan, pebisnis restoran pesimistis omzet penjualan bisa menyamai bulan biasa. Perekonomian yang tengah lesu membuat banyak orang terpaksa mengurangi anggaran untuk makan di restoran. Direktur Eksekutif Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cyprianus Aoer memprediksikan, omzet restoran bisa turun sekitar 10% selama puasa. "Tren setiap tahun memang begitu karena restoran hanya ramai saat berbuka puasa," ujarnya kepada KONTAN, Rabu (17/6). Tapi, lanjut Cyprianus, tahun ini lebih parah karena banyak orang yang mengencangkan ikat pinggang. "Hanya restoran besar yang sudah punya jaringan yang omzetnya tetap stabil," ujarnya.