Bulgaria Minta Restu Parlemen untuk Tempatkan Pesawat Tanker Militer AS



KONTAN.CO.ID - SOFIA.  Pemerintah Bulgaria akan meminta persetujuan parlemen untuk mengizinkan hingga delapan pesawat tanker militer Amerika Serikat (AS) ditempatkan di Pangkalan Udara Militer Bezmer guna mendukung operasi militer Washington di Timur Tengah.

Perdana Menteri Bulgaria, Rumen Radev, mengatakan permintaan tersebut diajukan menyusul permohonan resmi dari pemerintah AS.

Menurutnya, penempatan pesawat di fasilitas militer dinilai lebih tepat dibandingkan di bandara sipil yang sebelumnya memicu polemik.


"Karena itu kami mengusulkan kepada sekutu agar pesawat ditempatkan di pangkalan udara militer," kata Radev dalam konferensi tahunan Duta Besar Bulgaria di Sofia, Senin (20/7/2026).

Baca Juga: Enam Anggota Militer AS Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Irak

Sebelumnya, pemerintah Bulgaria sempat mengizinkan pesawat tanker AS ditempatkan di bandara sipil di ibu kota Sofia tanpa persetujuan parlemen.

Kebijakan tersebut memicu kontroversi di dalam negeri sehingga seluruh pesawat akhirnya ditarik pada bulan lalu.

Pesawat tanker militer digunakan terutama untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara. Pemerintah Bulgaria kini mengusulkan agar armada tersebut ditempatkan di Pangkalan Udara Bezmer yang berjarak sekitar 260 kilometer di tenggara Sofia.

Langkah Bulgaria dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Baca Juga: Trump: Militer AS di Sekitar Iran, Akan Beraksi Jika Iran Gagal Penuhi Kesepakatan

Amerika Serikat dan Iran kembali saling melancarkan serangan setelah gencatan senjata sementara yang disepakati sekitar sebulan lalu runtuh, sehingga memunculkan kekhawatiran konflik dapat kembali berkembang menjadi perang terbuka.