JAKARTA. Perum Bulog akan fokus mengembangkan bisnis komersial pada tahun ini. Hal ini dilakukan seiring peningkatan penugasan kepada BUMN pangan ini untuk menjadi stabilisator harga pangan nasional, bukan hanya untuk komoditas beras, tapi juga komoditas pangan lainnya seperti gula, jagung, daging, minyak goreng dan kedelai. Bahkan, dalam kondisi tertentu, Bulog juga harus menyerap bawang merah dan cabai. Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, fungsi Bulog akan diperluas selain mendistribusikan komoditas pangan, juga akan membangun branding untuk produk-produknya. Upaya ini didukung dengan infrastruktur yang dimiliki Bulog yang tersebar di seluruh Indonesia.
Bulog bidik omzet 2017 senilai Rp 51,4 triliun
JAKARTA. Perum Bulog akan fokus mengembangkan bisnis komersial pada tahun ini. Hal ini dilakukan seiring peningkatan penugasan kepada BUMN pangan ini untuk menjadi stabilisator harga pangan nasional, bukan hanya untuk komoditas beras, tapi juga komoditas pangan lainnya seperti gula, jagung, daging, minyak goreng dan kedelai. Bahkan, dalam kondisi tertentu, Bulog juga harus menyerap bawang merah dan cabai. Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, fungsi Bulog akan diperluas selain mendistribusikan komoditas pangan, juga akan membangun branding untuk produk-produknya. Upaya ini didukung dengan infrastruktur yang dimiliki Bulog yang tersebar di seluruh Indonesia.