Bulog Waspadai India hingga Vietnam yang Tahan Ekspor Beras saat El Nino



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog mewaspadai risiko pasokan beras global di tengah ancaman El Nino dan musim paceklik. Sejumlah negara eksportir beras seperti India, Vietnam, dan Thailand juga menghadapi risiko serupa sehingga berpotensi memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pangan domestik.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk mempercepat penyerapan beras dalam negeri. 

Rizal menjelaskan dengan memperkuat stok sejak awal, Bulog berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi ketika produksi beras menghadapi tekanan.


“Orang luar negeri sekarang seperti India, Vietnam, Thailand itu juga menghadapi El Nino dan paceklik juga. Mereka tidak akan menjual berasnya kepada siapa pun, karena mereka juga mau mengisi untuk kepentingan rakyatnya masing-masing, negaranya masing-masing,” ujar Rizal dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga: DPR dan Bulog Cek Pasokan Beras di Cipinang, Stok Masih Memadai

Rizal menyebut, stok beras Bulog mencapai 4,5 juta ton per 9 Oktober 2026. Sementara itu, realisasi penyerapan beras Bulog telah mencapai 4,11 juta ton.

Menurutnya, pengadaan dalam jumlah besar merupakan langkah antisipasi atas potensi El Nino dan musim paceklik yang diperkirakan memengaruhi ketersediaan beras. Stok tersebut juga disiapkan untuk mendukung penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat berpendapatan rendah.

Bulog mencatat, program bantuan pangan pada 2026 dijadwalkan berlangsung pada Februari–Maret, Juli–September, serta Oktober–Desember. Dengan rangkaian penyaluran tersebut, bantuan pangan direncanakan menjangkau masyarakat selama delapan bulan sepanjang tahun ini.

Rizal menegaskan, stok beras yang dikuasai Bulog disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama kelompok yang berada pada desil 1 hingga 4. 

Oleh karena itu, menurut Rizal, penyerapan lebih awal diperlukan agar pemerintah memiliki cadangan yang cukup saat pasokan menghadapi tekanan.

“Bersyukurlah sekarang Bulog punya stok banyak sebagai langkah antisipasi menghadapi El Nino dan musim paceklik ini,” kata Rizal.

Baca Juga: Bantah Borong Gabah Petani, Bulog: Kami Beli yang Tersisa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News